Breaking News:

Berita Gianyar

Sentuh Harga Rp300 Ribu Per Kg, Permintaan Lobster di Gianyar Stabil namun Sulit Didapat

Musim kemarau disertai gelombang ganas, menyebabkan para nelayan di Kabupaten Gianyar minim tangkapan lobster.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kondisi ombak di pantai Kabupaten Gianyar masih ganas, Selasa 1 Juni 2021 

TRIBUN-BALI.FOM, GIANYAR - Musim kemarau disertai gelombang ganas, menyebabkan para nelayan di Kabupaten Gianyar minim tangkapan lobster.

Padahal menurut para pengepul, lobster masih menjanjikan di tengah pandemi.

Sebab pasarannya masih stabil, sekitar Rp300 ribu per kilogram. 

Pantauan Tribun Bali, Rabu 1 Juni 2021, kondisi ombak di pantai kawasan Gianyar masih relatif ganas dan cuaca panas.

Hal ini mengakibatkan para nelayan kesulitan mendapatkan lobster.

Sebab dalam cuaca seperti ini, lobster biasanya tidak menampakkan diri.

Baca juga: Pilar Baru Pulihkan Ekonomi, OJK Matching KUR Budidaya Lobster dengan GPLI

Di mana hewan tersebut lebih memilih turun ke permukaan untuk mencari air yang lebih sejuk. 

Pengepul lobster di Banjar Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali, Dewa Darma mengatakan, selama ini jumlah tangkapan lobster di perairan kawasan Gianyar memang tergolong sedikit.

Karena itu, jumlah nelayan yang concern menangkap hewan bercapit di kawasan Gianyar relatif sedikit, yakni hanya 15 orang.

Mereka biasanya mencari lobster di wilayah Pantai Cucukan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved