Breaking News:

Berita Klungkung

Tanamkan 4 Pilar Kebangsaan, Siswa Budha di Klungkung Ikuti Pembinaan Wawasan Kebangsaan

Pusdiklat Dharma Ratna menyelenggarakan pembinaan wawasan kebangsaan bagi siswa pendidikan agama Budha di Klungkung

Istimewa
Pusdiklat Dharma Ratna menyelenggarakan pembinaan wawasan kebangsaan bagi siswa pendidikan agama Budha di Klungkung, Senin 31 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pusdiklat Dharma Ratna menyelenggarakan pembinaan wawasan kebangsaan bagi siswa pendidikan agama Budha di Klungkung, Senin 31 Mei 2021 kemarin.

Diharapkan melalui pembinaan tersebut, dapat ditanamkan sikap toleransi dan selalu menegakan 4 pilar kebangsaan bagi generasi muda.

Ketua Panitia Penyelenggaran Agama Budha Pusdiklat Darma Ratna Supriyanto menyatakan, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan tersebut diikuti sekitar 30 siswa dari semua tingkatan, baik dari SD,SMP dan SMA agama Budha di Kabupaten Klungkung.

Baca juga: Ukuran Tempe Diperkecil, Produsen di Klungkung & Buleleng Keluhkan Harga Kedelai Tak Kunjung Turun

 
” Kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan bagi siswa yang beragama Budha ini diikuti oleh sekitar 30 siswa yang dilaksanakan selama sehari penuh. Kegiatan ini ditanggung sepenuhnya dari Kementrian Agama Kabupaten Klungkung, “ ujar Supriyanto.

Kegiatan itu dihadiri dan dibuka Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Klungkung, Drs Dewa Made Nida Udiyana.

Sementara sebagai narasumber yakni Kapten Inf Nyoman Wiranatha dari Pasiter Kodim 1610 Klungkung yang memberikan materi  wawasan kebangsaan dan 4 pilar kebangsaan.

Baca juga: Ketua DPRD Klungkung Berikan Semangat Para Seniman di Pesta Kesenian Bali XLIII

Sementara hadir juga Kabid Idiologi Wasbang dan Karakter Bangsa Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Klungkung, Ida Ayu Agung Astuti yang memberikan materi implementasi wawasan kebangsaan bagi pelajar.

Serta Ketua FKUB Kabupaten Klungkung Gusti Made Warsika memberikan materi impelementasi toleransi, kerukunan dan sesanti Bhineka Tunggal Ika di Klungkung.

“Program ini difokuskan dalam peningkatan perilaku toleran dan kerukunan intern dan antar umat beragama, peningkatan perilaku yang mendukung kesadaran nasionalisme, patriotisme, dan kesetiakawanan sosial."

Baca juga: Total 13 Lumba-lumba Terdampar di Klungkung, Berikut Penjelasan BPSPL Denpasar

"Materi intinya tentang penyelenggaraan pendidikan agama yang mengajarkan keragaman, toleransi, dan budipekerti. Serta peningkatan peran lembaga agama, keluarga, dan media publik dalam persemaian nilai-nilai budi pekerti, toleransi, dan hidup rukun,” ujar Dewa Made Nida Udiyana.

Pemberi materi Kapten Inf Nyoman Wiranatha menekankan, dalam memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia harus mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong-royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur, dan sejahtera berdasarkan pancasila.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, PGN Gelar Diskusi Kebangsaan Bahas Pentingnya Nilai Pancasila

Sementara itu Ketua FKUB Kabuapaten Klungkung Gusti Made Warsika sangat mengapresiasi kegiatan wawasan Kebangsaan kepada generasi muda tersebut. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved