Berita Badung
Pendapatan Pemkab Badung Merosot, Gaji Tenaga Kontrak hingga TPP ASN Dikabarkan Kena Pemotongan
Tidak hanya itu gaji tenaga kontrak baik pegawai maupun guru juga akan dipotong, termasuk Kepala Lingkungan (Kaling)
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Dijelaskan, karena adanya penurunan pendapatan tentu berdampak terhadap pemenuhan hak dan kewajiban untuk ASN dan pegawai di Badung.
"Tapi kita tetap berusaha sebisa mungkin untuk melakukan evaluasi dan rasionalisasi terhadap indek belanja daerah ini. Misalnya untuk tunjangan seminimal mungkin, sepanjang belanja wajib sudah terpenuhi," ungkapnya
Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan itu mengatakan bahwa untuk belanja pegawai di Badung tidak diberikan secara mutlak oleh pemerintah pusat.
Jadi kebutuhan fiskal untuk belanja pegawai, alokasi untuk gaji dan tunjangan Badung masih kekurangan Rp 300 miliar lebih.
"Jadi selama ini selama ini sisa kekurangan yang diberikan oleh pusat itu ditopang oleh PAD," bebernya.
Saat pandemi covid-19 ini, dirinya mengakui kondisi Badung cukup berat.
Kendati demikian dirinya sedang berusaha, dan berharap masyarakat memaklumi dengan kondisi Badung saat ini.
" Siapa pun tidak menyangka ada pandemi ini. Tetapi saya selaku Sekda Badung menindaklanjuti perintah bupati tentu menjabarkan belanja ini bagaimana seminimal mungkin," akunya.
Pihaknya juga mengakui kini sedang membuat formulasi-formulasi terkait berapa besaran anggaran yang akan dirasionalisasi.
Baca juga: Disdikpora Badung Tetap Persiapkan PTM Meski Pengendalian Pandemi Covid-19 di Bali Masuk Kategori D
Dirinya mengaku, sudah sempat rapat bersama dengan TAPD membahas hal itu
"Kita sekarang mencoba membreakdown belanja wajib itu. Jadi karena pandemi ini semua terdampak seperti gaji pegawai, dan juga TPP pegawai. Namun kami tetap berusaha dan Bupati tetap memperhatikan untuk memberikan hak-hak pegawai, walaupun dengan standar yang minimalis," tungkasnya. (*)
Artikel lainnya di Berita Badung