Berita Buleleng
15 Anggota Buleleng Seamen Asosiasi Sudah Berangkat ke Amerika dan Eropa
Beberapa Pekerja Migran Indonesia yang tergabung dalam Buleleng Seamen Asosiasi (BSA) telah berangkat bekerja ke luar negeri, sebagai kru kapal pesiar
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Beberapa Pekerja Migran Indonesia yang tergabung dalam Buleleng Seamen Asosiasi (BSA) telah berangkat bekerja ke luar negeri, sebagai kru kapal pesiar.
Mereka rata-rata berangkat ke Amerika dan Eropa.
Ketua BSA Buleleng, Putu Eka Saputra dikonfirmasi Kamis 10 Juni 2021 mengatakan, hingga saat ini tercatat ada 15 anggota BSA yang sudah berangkat, terhitung sejak pertengahan Maret 2020.
Mereka berangkat lantaran Amerika dan Eropa kata Saputra, telah membuka pariwisatanya, meski saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Baca juga: Gede Willy Keluarkan Biaya Rp 8 Juta Urus Dokumen, 171 PMI Asal Klungkung Berangkat ke Luar Negeri
Saputra pun tidak menampik, sejatinya anggota BSA berjumlah 131 orang.
Namun yang sudah berangkat bekerja hanya belasan orang.
Ini terjadi lantaran beberapa anggotanya belum melengkapi beberapa dokumen yang dibutuhkan.
Seperti perpanjangan passport, visa hingga seamen book.
"Ada juga beberapa perusahaannya yang memanggil secara bertahap."
"Kalau soal syarat vaksin sebelum berangkat, semua PMI sudah divaksin oleh Satgas kabupaten. Ada yang belum melengkapi dokumen karena masih ingin istirahat, ada juga karena terkendala biaya" terangnya.
Baca juga: Cerita Putu Juniartawan, PMI Jembrana yang Lalui Syarat Rumit Sebelum Berangkat ke Kapal Pesiar
Bagi PMI yang sudah berangkat, biasanya harus menjalani karantina terlebih dahulu selama dua minggu di atas kapal.
Selain itu, pihak perusahaan juga akan melakukan rapid test sebanyak tiga kali.
Bila hasilnya non reaktif, baru lah pihak perusahaan mengizinkan PMI itu untuk bekerja.
Baca juga: 2.702 Pekerja Migran Indonesia Sudah Berangkat, Biaya Swab Test Dirasa Memberatkan PMI Bali
Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Buleleng Ni Made Dwi Priyanti Koriawan hingga berita ini ditulis, tidak menjawab pertanyaan wartawan Tribun Bali, terkait jumlah PMI yang sudah mulai berangkat bekerja ke luar negeri.
Saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, Koriawan tidak membalas. (*)
Berita lainnya di Pekerja Migran Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kapal-pesiar.jpg)