Breaking News:

Berita Bali

Napi Narkoba Meninggal di RS Sanglah, WBP yang Tenggak Disinfektan Mual hingga Penglihatan Kabur

Napi Narkoba Meninggal di RS Sanglah, WBP yang Tenggak Disinfektan Mual hingga Penglihatan Kabur

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Widyartha Suryawan
istimewa
ilustrasi - Napi Narkoba Meninggal di RS Sanglah, WBP yang Tenggak Disinfektan Mual hingga Penglihatan Kabur 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus meninggalnya satu orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar akibat menenggak cairan disinfektan campur Nutrisari masih menjadi sorotan publik.

Sebelumnya, sebanyak 8 orang WBP dilaporkan dirujuk ke RSUP Sanglah karena keracunan cairan disinfektan dicampur serbuk minuman.

Terbaru, informasi dari RSUP Sanglah menyebut sudah ada 19 orang yang dirawat karena keracunan cairan yang sama.

Lantas, mengapa para WBP menenggak cairan disinfektan yang dicampur serbuk minuman?

Kalapas Perempuan Kelas IIA Denpasar Lili menjelaskan, WBP yang tewas tersebut merupakan napi perempuan yang tersandung kasus narkoba.

"Mereka ini kan kasusnya kasus narkoba," ujar Lili, Jumat 11 Juni 2021.

Lebih lanjut menurut penelusuran pihaknya, para napi perempuan yang meminum disinfektan dicampur serbuk minuman Nutr*sar* ini diduga karena ingin bereksperimen.

Mereka mencari sisa disinfektan lalu dicampur dengan serbuk minuman kemasan tersebut dan bersama-sama menengggak minuman yang mereka racik sendiri.

Baca juga: BREAKING NEWS: 1 Tewas Usai Teguk Disinfektan Campur Serbuk Minuman, 19 WBP Dilarikan ke RS Sanglah

Lili menjelaskan cairan disinfektan yang ada di Lapas Perempuan tersebut sebelumnya digunakan untuk penyemprotan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved