Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Satgas Covid-19 Belum Disurati, Pengetatan PPKM Bali Dimulai Hari Ini

Meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia, pemerintah akan memberlakukan penguatan PPKM Mikro di 34 Provinsi, termasuk Bali.

Tayang:
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pecalang melakukan sidak prokes di Desa Adat Kesiman, Denpasar, Bali Selasa 9 Februari 2021. Pemerintah Provinsi Bali melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang ditentukan berdasarkan peta zonasi Covid-19 tingkat desa/kelurahan. PPKM mikro dimulai 9 sampai 22 Februari 2021. 

Selain itu, pihaknya terus melaksanakan tes rapid antigen, kemarin tes menyasar Lapangan Lumintang Denpasar.

"Rencana kami juga akan menyasar pasar tradisional," katanya.

Baca juga: Pemerintah Pusat Lakukan Pengetatan PPKM Mulai Besok, Ini Tanggapan Satgas Covid-19 Denpasar

Kegiatan sosial, budaya dan agama juga diatur dengan melakukan pembatasan maksimal 50 persen dari kapasitas.

"Yang terlibat wajib prokes dan waktunya kami batasi. Kegiatannya memang tidak dilarang, tapi diperketat," katanya.

Selain itu, pihaknya juga terus menggelar sidak prokes utamanya masker di daerah rawan penyebaran Covid-19 dan daerah keramaian.

Bahkan pihaknya juga menerapkan denda bagi warga yang tak memakai masker dan sanksi administrasi untuk yang menggunakan masker tidak tepat.

Hal senada disampaikan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Badung yang belum mengetahui secara pasti informasi tersebut.

Lantaran belum adanya informasi secara resmi yang diterima, untuk pelaksanaan PPKM tersebut.

Baca juga: IDI Sarankan Pemerintah Lakukan Lockdown Daripada PPKM Mikro Untuk Menekan Penularan Covid-19

“Kami belum mengetahui, informasi tersebut secara pasti. Namun kita tetap menunggu arahan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Badung dr Nyoman Gunarta, Senin 21 Juni 2021 kemarin.

Pihaknya mengatakan, dari informasi awal yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali memang dilakukan PPKM mikro secara ketat.

Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti bagaimana pelaksanaan PPKM mikro saat ini.

“Tadi (kemarin, Red) saya sempat koordinasi kepada Kadiskes Provinsi, disebutkan semua daerah melaksanakan PPKM mikro,” katanya.

Hanya saja pihaknya belum mengetahui secara pasti bagaimana PPKM tersebut. Sehingga pihaknya belum berani memberikan informasi lebih lanjut terkait pelaksanaan PPKM tersebut.

“Nanti, saya informasikan lebih lanjut ya. Coba saya tanyakan informasi lebih lengkap terkait PPKM mikro tersebut,” bebernya sembari mengatakan nanti diinformasi lebih lanjut.

Sementara itu, setelah beberapa pekan kasus positif Covid-19 sempat landai di Provinsi Bali, kini kasus positif Covid-19 kembali meningkat. Kenaikan tersebut tercatat sejak, Sabtu 19 Juni 2021.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved