Daun Kelor
Cara Memanfaatkan Daun Kelor Sebagai Sayur Hingga Obat Rematik
Daun kelor tidak hanya enak dimakan, tetapi juga memiliki khasiat menyembuhkan. Bagaimana cara memanfaatkannya?
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Daun kelor sangat mudah ditemukan di pedesaan.
Demikian juga di kawasan perkotaan, daun kelor bisa ditemui di pasar maupun supermarket.
Daun kelor tidak hanya enak dimakan, tetapi juga memiliki khasiat menyembuhkan. Bagaimana cara memanfaatkannya?
Daun kelor memang diyakini sebagai bagian dari obat tradisional maupun obat alternatif.
Hal ini dijelaskan di dalam ilmu Usada Taru Pramana.
"Dalam industri pengobatan, daun kelor diolah menjadi serbuk ekstrak dan kapsul," jelas Dosen Fakultas Kesehatan Ayurweda, Unhi, A.A Putu Agung Mediastari, kepada Tribun Bali, Senin 21 Juli 2021.
Untuk itu, ia menyarankan agar masyarakat menanam pohon kelor di rumah.
Baca juga: Ini Beragam Masakan yang Terbuat dari Daun Kelor, Puding Daun Kelor hingga Kelor Bening Tumis Bawang
Apalagi tanaman ini bisa tumbuh dengan mudah.
Bahkan, disandarkan saja batang yang dipotong bisa tumbuh.
Daun Kelor untuk Sayur
Cara membuat sayur daun kelor ternyata cukup mudah
Sayur daun kelor bisa berupa sayur bening atau sayur santan.
"Kalau untuk sayur, daun kelor dapat diolah atau dibuat sebagai sayur bening. Ditambahkan tumisan bawang merah dan bawang putih serta cabai sesuai selera," jelas Mediastari.
Tentunya tidak lupa menambahkan garam dan bumbu penyedap lainnya.
Daun kelor juga enak disajikan dengan santan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/menkes-menunjukkn-daun-kelor-yang-bisa-diolah-menjadi-jeli.jpg)