Breaking News:

Berita Buleleng

Antisipasi Lonjakan Kasus, RSUD Buleleng Tambah 20 Bed untuk Perawatan Pasien Covid-19

saat ini jumlah bed yang dimiliki oleh pihaknya untuk merawat pasien bergejala sedang dan berat mencapai 51 unit.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
pixabay.com
Ilustrasi penambahan bed di Rumah Sakit (RS). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebagai bentuk antisipasi terjadi lonjakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, RSUD Buleleng menambah jumlah bed untuk pasien bergejala sedang atau berat, sebanyak 20 unit.

Dirut RSUD Buleleng,  dr Putu Arya Nugraha pada Senin (28/6/2021) mengatakan, saat ini jumlah bed yang dimiliki oleh pihaknya untuk merawat pasien bergejala sedang dan berat mencapai 51 unit.

Dari jumlah itu, yang sudah terisi pasien sebanyak 26 unit.

Artinya jika dilihat dari bed occupancy rate (BOR) RSUD Buleleng masih dalam kategori aman, atau baru mencapai 11 persen.

Baca juga: Progres Vaksinasi Covid-19 di Buleleng Bali Baru Mencapai 40 Persen

Kendati demikian, mengingat di daerah lain jumlah kasus terkonfirmasi mengalami lonjakan, pihaknya pun diminta oleh Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng untuk menambah jumlah bed sebanyak 20 unit.

Atas permintaan itu, dr Arya pun mengaku siap.

Bed tambahan itu nantinya akan diletakan di ruang Flamboyan dan Lely lantai dua, yang selama ini memang digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

"Sejak tiga hari belakangan ini kasus di Buleleng memang mengalami kenaikan dua digit. Mudah-mudahan tidak naik lagi. Dengan adanya instruksi ini, kami siap menambahkan bed," ucapnya.

Disisi lain, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng pada Senin (28/6/2021) terdapat penambahan 10 kasus baru terkonfirmasi.

Dengan rincian Kecamatan Gerokgak sebanyak lima orang, Kecamatan Buleleng tiga orang, Kecamatan Banjar satu orang, dan Kecamatan Seririt satu orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved