Breaking News:

Berita Bali

Syarat Masuk Bali Diperketat Lagi, Pelaku Pariwisata: Pasti Mengurangi Gairah Wisatawan untuk Datang

"Memang benar bahwa ada regulasi baru dari Pemerintah Provinsi Bali bahwa PPDN yang akan masuk ke Bali wajib menggunakan PCR dua kali dua puluh empat

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana Pantai Kuta 1 Juni 2021 lalu, yang ramai dikunjungi wisatawan untuk menikmati indahnya matahari terbenam. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali akan menerapkan syarat ketat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang akan masuk ke Bali baik menggunakan transportasi udara, darat dan laut.

Hal itu tertulis pada Surat Edaran Gubernur Bali No. 8 Tahun 2021 dimana bagi PPDN yang menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan negatif tes swab berbasis PCR, sedangkan yang menggunakan moda transportasi laut dan darat menyertakan keterangan negatif PCR atau hasil rapid test antigen.

Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira pun membenarkan perihal kebijakan tersebut.

"Memang benar bahwa ada regulasi baru dari Pemerintah Provinsi Bali bahwa PPDN yang akan masuk ke Bali wajib menggunakan PCR dua kali dua puluh empat jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Mulai Rabu 30 Juni 2021, Masuk Bali Melalui Bandara Wajib Sertakan Hasil Negatif PCR 

Sesuai dengan SE Gubernur Bali nomor 8 Tahun 2021 tanggal 28 Juni 2021. PCR digunakan untuk PPDN yang menggunakan moda transportasi udara," imbuh Taufan, Senin 28 Juni 2021.

Surat keterangan negatif hasil tes PCR itu pun harus dilengkapi dengan QR Code/Barcode dengan periode waktu maksimal 2X24 jam sebelum keberangkatan

Selain itu penumpang juga wajib mengisi e-HAC, dan anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk tes.

Kebijakan itu berlaku mulai hari ini, Senin 28 Juni 2021 dengan masa transisi guna sosialisasi selama 2 hari.

Dan akan berlaku penuh sejak hari Rabu, 30 Juni 2021 sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved