Breaking News:

Berita Denpasar

Desa Adat Padangsambian Denpasar Gelar Ngaben Massal, Upacara Digelar Sederhana dengan Prokes Ketat

Desa Adat Padangsambian Denpasar menggelar ngaben massal di setra Desa Adat Padangsambian, Denpasar

Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Putu Supartika
Prosesi ngaben massal Desa Adat Padangsambian yang digelar dengan menerapkan prokes ketat - Desa Adat Padangsambian Denpasar Gelar Ngaben Massal, Upacara Digelar Sederhana dengan Prokes Ketat 

“Untuk satu ngaben (satu sawa) yang diijinkan terlibat hanya 2 orang, sementara untuk satu ngelungah hanya 1 orang saja,” katanya.

Prosesi ngaben ini juga disederhanakan tanpa menggunakan wadah dan tanpa iring-iringan atau peed.

Di mana semua upakara dan perlengkapan diangkut menggunakan 12 unit pick up.

Upakara dalam ngaben tetap digelar secara lengkap, namun disesuaikan dengan prokes dan sedikit orang yang terlibat.

Dalam prosesinya, satu pemangku akan menangani 5 sampai 10 sawa atau ngelungah.

Setelah prosesi pembakaran dilaksanakan murwa daksina, dan dilanjutkan dengan nganyud ke pantai Kayu Aya.

“Kami juga sudah lapor ke Bendesa Krobokan dan Satgas Covid-19 Badung, dan mereka sudah siap membantu di pantai,” katanya.

“Dalam pengabenan ini menggunakan sistem nyapuh dan puja dari sulinggih maupun pemangku. Prosesnya disederhanakan, namun tidak mengurangi makna dan sesuai sastra,” imbuhnya.

Pelaksanaan ngaben massal ini sebenarnya digelar setiap 5 tahun sekali.

Namun pada pelaksanaan kali ini diundur 1 tahun, dikarenakan saat tahun 2020 lalu kasus Covid-19 sedang mengganas.

Baca juga: Warga Desa Adat Bedha Tabanan Bali Akan Adakan Ritual Ngaben Tikus, Ini Tujuannya 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved