Breaking News:

Berita Jembrana

Bupati Jembrana Keluarkan Instruksi Terkait PPDB Tahun Ajaran 2021/2022, Tiadakan Pungutan PPDB

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menerbitkan Instruksi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Karsiani Putri
Dok. Humas
Bupati I Nengah Tamba menujukkan instruksi soal PPDB didampingi Kepala Disdikpora Ni Nengah Wartini 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Bupati Jembrana I Nengah Tamba menerbitkan Instruksi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022.

BACA JUGA: Kodam IX/Udayana Jalani Pray From Home, Sebagai Upaya Spiritual Agar Pandemi Covid-19 Berakhir

Dalam instruksi nomor 2335/ Dikpora/2021 tertanggal 12 Juli 2021 itu melarang pihak sekolah memungut Pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah.

Sekolah juga tidak dibenarkan melakukan pungutan uang SPP, uang gedung dan pungutan komite lainnya untuk keperluan sekolah.

Terkecuali, pada sekolah yang diselenggarakan oleh kelompok masyarakat.

Ada empat poin yang tertuang dalam instruksi Bupati itu.

Pertama, tidak melakukan pengadaan/pembelian pakaian seragam wajib Putih - Merah untuk SD dan pakaian seragam Putih – Biru untuk SMP.

Kedua, Tidak melakukan pengadaan/pembelian pakaian seragam endek/batik, pengadaan/pembelian tas sekolah, pengadaan/pembelian sepatu beserta kaos kaki;

Ketiga, Pengadaan/pembelian pakaian seragam wajib Putih - Merah untuk SD dan pakaian seragam Putih – Biru untuk SMP serta seragam Pramuka dilakukan sendiri oleh orang tua/wali murid dan tidak harus baru, serta dapat menggunakan pakaian seragam layak pakai dalam kondisi bersih;

Empat, Tidak melakukan pungutan uang SPP, uang gedung, pungutan Komite lainnya untuk keperluan sekolah, kecuali pada sekolah yang diselenggarakan oleh kelompok masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved