Breaking News:

Corona di Bali

Tak Penuhi Syarat, 1.171 Kendaraan Diminta Putar Balik Selama PPKM Darurat di Tabanan

Satu per satu kendaraan roda dua, roda empat, dan roda enam diperiksa oleh tim gabungan di Pos Adipura, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana saat tim gabungan melaksanakan pemeriksaan di Pos Adipura, Desa Dauh Peken, Tabanan, Selasa 13 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satu per satu kendaraan roda dua, roda empat, dan roda enam diperiksa oleh tim gabungan di Pos Adipura, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan, Selasa 13 Juli 2021.

Pelaksanaan penyekatan ini dilaksanakan sesuai dengan penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.

Hingga saat ini, sebanyak 1.171 unit kendaraan yang diminta putar balik lantaran tak memenuhi persyaratan.

Salah satunya adalah tak membawa surat keterangan tujuan dan tak membawa surat keterangan vaksin. 

Baca juga: Akan Roboh, Tribun Barat Lapangan Dangin Carik Tabanan Mulai Diperbaiki

Menurut data yang berhasil diperoleh dari Polres Tabanan, total jumlah 1.171 unit kendaraan yang diminta putar balik.

Rinciannya sepeda motor 820 unit, mobil penumpang 268 unit, dan 83 mobil barang unit.

Sementara, itu untuk jumlah kendaraan yang diperiksa sebanyak 6.251 unit. Rincianya, 3.510 unit sepeda motor, 1.623 unit mobil penumpang, bus 54 unit, dan 1.064 unit kendaraan mobil barang. 

"Total ada 1.171 unit kendaraan yang kita putar balik selama pelaksanaan PPKM Darurat ini. Sebagian besar yang kami putar balik karena tidak membawa surat keterangan dan surat bukti vaksin," ungkap Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Ni Putu Wila Indrayani saat dikonfirmasi Selasa 13 Juli 2021.

Baca juga: Pengawasan Terkait PPKM Darurat, Satu Per Satu Toko Non Esensial di Pasar Tabanan Diminta Tutup

AKP Wila melanjutkan, untuk mereka yang terjaring tersebut adalah saat kegiatan penyekatan pada siang hari atau malam hari.

Penyekatan siang dan malam hari yang berlokasi di Patung Adipura kawasan Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan dilakukan dua kali kegiatan penyekatan.

Kemudian penyekatan malam hari lainnya dilakukan simpang Jalan Pahlawan kawasan Kantor Bupati Tabanan.

"Tujuannya adalah untuk mengurangi mobilitas masyarakat sesuai dengan SE Gubernur Bali Nomor 10 Tahun 2021 Tentang PPKM Darurat," tegasnya.

Baca juga: 393 Orang Telah Melamar CPNS dan PPPK di Pemkab Tabanan, Sejumlah Pelamar Keliru Penuhi Persyaratan

Dia mengimbau agar semua masyarakat yang keluar rumah memiliki tujuan yang jelas. Kemudian juga diharapkan tidak keluar rumah setelah pukul 20.00 Wita.

"Penyekatan akan berlangsung sampai tanggal 20 Juli mendatang atau selama PPKM Darurat ini berlangsung," tandasnya. (*)

Berita lainnya di PPKM Darurat

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved