Breaking News:

Berita Denpasar

Dituntut 9 Tahun Penjara Jadi Kurir Sabu, Adiy Parwata Minta Keringanan Hukuman

I Gede Adiy Parwata (23) telah mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis pada persidangan yang digelar daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Shutterstock
Ilustrasi sabu - I Gede Adiy Parwata (23) telah mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis pada persidangan yang digelar daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Gede Adiy Parwata (23) telah mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis pada persidangan yang digelar daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Nota pembelaan dibacakan oleh penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

Pembelaan diajukan untuk menanggapi tuntutan pidana penjara selama 9 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Gede Adiy dituntut terlibat peredaran narkotik golongan I jenis sabu. 

Baca juga: Kirim Sabu ke Bali, Yudhi dan Monang Ditangkap di Pelabuhan Gilimanuk

Diketahui, terdakwa ditangkap petugas kepolisian di simpang empat Pasar Renon, Denpasar Selatan usai mengambil tempelan sabu. 

"Pada intinya, kami memohon agar majelis hakim menjatuhkan hukuman seringan-ringannya. Pertimbangannya, terdakwa sudah mengakui dan menyesali perbuatannya," terang Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum terdakwa, Jumat, 30 Juli 2021.

Dikatakan Dewi Maria Wulandari, JPU menuntut Adiy Parwata dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara.

Terdakwa kelahiran Datah, Karangasem 31 Oktober 1997 ini dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotik Golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 gram. 

"Terdakwa dijerat Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik," ungkap pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 

Baca juga: Dituntut 10 Tahun Penjara Karna Edarkan Sabu, Asep Mengaku Bersalah dan Mohon Keringanan Hukuman

Seperti diketahui, terdakwa ditangkap di simpang empat Pasar Renon, Jalan Tukad Yeh Aya, Renon, Denpasar Selatan, Minggu, 11 April 2021 sekira pukul 17.50 Wita. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved