Breaking News:

Berita Bali

Menko Luhut Sebut Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Menparekraf:Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Ia menanggapi pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan akan menyaring wisatawan mancanegara yang diizinkan masuk ke Bali,

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Tangkapan layar kegiatan Weekly Press Briefing yang langsung dihadiri Menparekraf Sandiaga Uno, Senin 6 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Indonesia terbuka bagi kehadiran semua turis asing.

Ia menanggapi pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan akan menyaring wisatawan mancanegara yang diizinkan masuk ke Bali, seperti turis backpacker.

"Ini perlu saya klarifikasi, karena sudah bicara dengan beliau (Luhut)," kata Sandiaga, di Banyuwangi, Sabtu (18/9/2021).

Ia mengatakan, yang dimaksud Luhut adalah Indonesia menginginkan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Baca juga: Sejumlah Tempat Wisata di Bali Buka, Menparekraf Ingatkan Para Pelaku Ekraf untuk Menahan Diri 

Wisman yang berkualitas dalam hal lenght of stay atau lama tinggal dan pengeluaran atau spending.

Menurutnya wisman yang dilarang ke Indonesia adalah yang tidak menjaga kesehatan, lingkungan, dan memberatkan.

Mereka datang ke Indonesia tidak memberikan kontribusi kepada ekonomi setempat.

"Malah membuat keonaran seperti tak taat hukum itu seperti yang dimaksud Pak Luhut," kata dia.

Ia mengatakan, Indonesia terbuka untuk semua wisatwan asing selama menggerakan roda perekonomian dan membuka lapangan kerja.

"Tinggal di Indonesia sebagai tamu dan kita akan berikan pelayanan terbaik dan pulang sebagai keluarga kita," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved