Berita Denpasar

Banyak Anak di Bawah Umur Diajak Menggepeng di Denpasar, Psikolog: Anak Sebenarnya Tidak Ingin Ikut

Sejak pandemi Covid-19, keberadaan pengamen, gepeng, pengasong yang ditemui di lampu merah semakin banyak di Denpasar.

Tribun Bali/Putu Supartika
Psikolog dari UPTD PPPA Kota Denpasar, I Putu Galang Darma Putra S. saat memberikan konseling kepada anak-anak yang ikut menggepeng bersama orangtuanya di kantor Satpol PP Kota Denpasar 

“Padahal saat ditanya sebenarnya anak ini tidak ingin melakoni hal ini, tapi karena diajak ibunya maka mereka merasa lebih nyaman,” katanya.

Baca juga: Kini Tajir Melintir & Masuk Jajaran Pelawak Terkaya, Sule Cerita Pernah Dagang Permen Hingga Ngamen

Selain memberikan konseling kepada anaknya, dirinya juga memberikan konseling dan edukasi kepada orangtuanya.

“Kami berikan penyadaran bahwa anak kecil itu tugasnya bermain dan belajar, bukan bekerja. Bahkan saya tanya orangtuanya, dia tidak tahu berapa umur anaknya, jadinya kesadaran administrasinya juga rendah,” katanya.

Pihaknya pun berharap setidaknya orangtua tersebut sadar akan administrasi anaknya.

Hal ini dilakukan agar hak anak seperti memperoleh pendidikan bisa terpenuhi. (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved