Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

KENALI PENYEBAB dan Perawatan Untuk Gusi Berdarah

Namun, terdapat berbagai faktor dan kondisi lainnya dari ringan hingga kronis yang juga dapat menyebabkan gusi berdarah.

Tayang:
Editor: Karsiani Putri
Tribun Style
ILUSTRASI-KENALI PENYEBAB dan Perawatan Untuk Gusi Berdarah 

TRIBUN-BALI.COM- Gusi berdarah merupakan gejala paling umum dari penyakit gusi.

Namun, terdapat berbagai faktor dan kondisi lainnya dari ringan hingga kronis yang juga dapat menyebabkan gusi berdarah.

Penyebab

Melansir WebMD, berikut beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan gusi berdarah, meliputi:

Kondisi medis:

1. Gingivitis atau Radang Gusi

Kondisi ini merupakan bentuk penyakit gusi yang umum dan dapat menyebabkan gusi teriritasi, memerah, bengkak, dan berdarah.

2. Periodontitis

Merupakan kondisi jangka panjang yang merusak jaringan dan tulang yang menopang gigi.

Kondisi ini menyebabkan gusi meradang, terinfeksi, dan mudah berdarah.

3. Diabetes

Gusi berdarah dapat menjadi tanda peringatan diabetes tipe 1 atau tipe 2.

Ketika Anda menderita diabetes, kemampuan mulut untuk melawan kuman akan menurun sehingga gusi menjadi lebih mudah terinfeksi.

4. Leukemia dan Trombositopenia

Jumlah trombosit darah yang rendah menjadikan tubuh kesulitan untuk menghentikan pendarahan di berbagai tubuh, termasuk gusi.

5. Hemofilia atau Penyakit Von Willebrand

Kondisi ini menyebabkan pendarahan hebat pada gusi saat memiliki luka kecil atau menerima perawatan gigi akibat darah yang tidak membeku dengan benar.

6. Kekurangan Vitamin C

Gusi berdarah dapat terjadi ketika kekurangan vitamin C yang berguna untuk membantu menyembuhkan luka atau memperkuat tulang dan gigi.

7. Kekurangan Vitamin K

Vitamin K membantu pembekuan darah dengan baik.

Tidak mendapatkannya dengan cukup dapat menyebabkan masalah pendarahan

Penyebab Lainnya:

  • Menyikat gigi terlalu keras
  • Menggunakan sikat gigi yang kasar
  • Efek samping obat-obatan tertentu seperti pengencer darah
  • Menggunakan gigi palsu yang tidak pas
  • Restorasi gigi yang salah
  • Adaptasi terhadap rutinitas flossing
  • Perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan dapat menyebabkan gusi menjadi lebih sensitif

Diagnosis

Temui dokter untuk menentukan masalah mendasar yang menyebabkan gusi Anda berdarah dan mendapatkan perawatan yang sesuai.

Mengutip Healthline, berikut beberapa jenis pemeriksaan untuk melakukan diagnosis pada gusi berdarah, yaitu: Diskusi mengenai riwayat medis dan gejala yang dirasakan

Pemeriksaan fisik

Tes darah untuk mendeteksi penyebab pendarahan.

Perawatan

Berdasarkan Healthline, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk meredakan gejala atau mencegah gusi berdarah, seperti:

  • Menjaga kebersihan mulut terutama gigi dan gusi
  • Rutin mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan untuk pembersihan professional
  •  Menyikat gigi dan flossing dengan benar
  • Membilas mulut dengan obat kumur antiseptik atau larutan hangat air garam
  • Menggunakan sikat gigi dan peralatan lainnya yang lembut

 Perlu diketahui bahwa kemungkinan Anda akan dirujuk ke dokter spesialis lain jika gusi berdarah disebabkan oleh kondisi medis tertentu untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Tribunners, ingatlah bahwa artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis.

Baca juga: MENGENAL 4 BAHAYA Apabila Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kafein, Salah Satunya Mudah Cemas

Baca juga: Makanan dan Minuman yang Direkomendasikan untuk Penderita Masuk Angin, Salah Satunya Wedang Jahe

Baca juga: TIPS Menumbuhkan Rasa Percaya Diri & Rendah Hati Dalam Diri Anak, Satu Diantaranya Adalah Komunikasi

Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gusi Berdarah

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved