KENALI PENYEBAB dan Perawatan Untuk Gusi Berdarah
Namun, terdapat berbagai faktor dan kondisi lainnya dari ringan hingga kronis yang juga dapat menyebabkan gusi berdarah.
TRIBUN-BALI.COM- Gusi berdarah merupakan gejala paling umum dari penyakit gusi.
Namun, terdapat berbagai faktor dan kondisi lainnya dari ringan hingga kronis yang juga dapat menyebabkan gusi berdarah.
Penyebab
Melansir WebMD, berikut beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan gusi berdarah, meliputi:
Kondisi medis:
1. Gingivitis atau Radang Gusi
Kondisi ini merupakan bentuk penyakit gusi yang umum dan dapat menyebabkan gusi teriritasi, memerah, bengkak, dan berdarah.
2. Periodontitis
Merupakan kondisi jangka panjang yang merusak jaringan dan tulang yang menopang gigi.
Kondisi ini menyebabkan gusi meradang, terinfeksi, dan mudah berdarah.
3. Diabetes
Gusi berdarah dapat menjadi tanda peringatan diabetes tipe 1 atau tipe 2.
Ketika Anda menderita diabetes, kemampuan mulut untuk melawan kuman akan menurun sehingga gusi menjadi lebih mudah terinfeksi.
4. Leukemia dan Trombositopenia
Jumlah trombosit darah yang rendah menjadikan tubuh kesulitan untuk menghentikan pendarahan di berbagai tubuh, termasuk gusi.
5. Hemofilia atau Penyakit Von Willebrand
Kondisi ini menyebabkan pendarahan hebat pada gusi saat memiliki luka kecil atau menerima perawatan gigi akibat darah yang tidak membeku dengan benar.
6. Kekurangan Vitamin C
Gusi berdarah dapat terjadi ketika kekurangan vitamin C yang berguna untuk membantu menyembuhkan luka atau memperkuat tulang dan gigi.
7. Kekurangan Vitamin K
Vitamin K membantu pembekuan darah dengan baik.
Tidak mendapatkannya dengan cukup dapat menyebabkan masalah pendarahan
Penyebab Lainnya:
- Menyikat gigi terlalu keras
- Menggunakan sikat gigi yang kasar
- Efek samping obat-obatan tertentu seperti pengencer darah
- Menggunakan gigi palsu yang tidak pas
- Restorasi gigi yang salah
- Adaptasi terhadap rutinitas flossing
- Perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan dapat menyebabkan gusi menjadi lebih sensitif
Diagnosis
Temui dokter untuk menentukan masalah mendasar yang menyebabkan gusi Anda berdarah dan mendapatkan perawatan yang sesuai.
Mengutip Healthline, berikut beberapa jenis pemeriksaan untuk melakukan diagnosis pada gusi berdarah, yaitu: Diskusi mengenai riwayat medis dan gejala yang dirasakan
Pemeriksaan fisik
Tes darah untuk mendeteksi penyebab pendarahan.
Perawatan
Berdasarkan Healthline, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk meredakan gejala atau mencegah gusi berdarah, seperti:
- Menjaga kebersihan mulut terutama gigi dan gusi
- Rutin mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan untuk pembersihan professional
- Menyikat gigi dan flossing dengan benar
- Membilas mulut dengan obat kumur antiseptik atau larutan hangat air garam
- Menggunakan sikat gigi dan peralatan lainnya yang lembut
Perlu diketahui bahwa kemungkinan Anda akan dirujuk ke dokter spesialis lain jika gusi berdarah disebabkan oleh kondisi medis tertentu untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Tribunners, ingatlah bahwa artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis.
Baca juga: MENGENAL 4 BAHAYA Apabila Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kafein, Salah Satunya Mudah Cemas
Baca juga: Makanan dan Minuman yang Direkomendasikan untuk Penderita Masuk Angin, Salah Satunya Wedang Jahe
Baca juga: TIPS Menumbuhkan Rasa Percaya Diri & Rendah Hati Dalam Diri Anak, Satu Diantaranya Adalah Komunikasi
Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gusi Berdarah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-gusi-sakit-jangan-dianggap-sepele-gusi-berdarah-bisa-jadi-pertanda-5-penyakit-ini.jpg)