Breaking News:

Tips Kesehatan

Selain Metode Medis, Karang Gigi Bisa Diatasi dengan 3 Metode Alami, Apa Saja?

Lapisan lengket ini terbentuk pada gigi ketika bakteri di mulut bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan manis atau bertepung.

Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Drg. Tri Wahyu Fajarwati saat membersihkan karang gigi pada salah satu pasien di tempat praktek nya pada, Senin (16/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Hampir setiap orang memiliki plak gigi.

Plak adalah lapisan lengket bakteri yang terus-menerus terbentuk pada gigi.

Lapisan lengket ini terbentuk pada gigi ketika bakteri di mulut bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan manis atau bertepung.

Plak dapat dihilangkan dengan menyikat gigi dan flossing.

Namun, jika plak tidak segera dihilangkan maka akan mengeras dan menyebabkan karang gigi.

Karang gigi, atau dalam dunia medis disebut kalkulus, merupakan kumpulan plak gigi yang menumpuk dalam waktu lama dan mengeras.

Karang gigi dapat terbentuk di bawah maupun di atas garis gusi dan dapat mengiritasi jaringan gusi.

Baca juga: Karang Gigi Bikin Bau Mulut? Simak Gejala, Faktor Resiko dan Pencegahannya Berikut

Hal ini dikarenakan karang gigi pada gigi memberikan plak area permukaan yang lebih banyak untuk tumbuh.

Karang gigi melapisi bagian luar gigi tetapi juga dapat berada di bawah garis gusi.

Karang gigi yang berada di bawah garis gusi cenderung menyulitkan saat membersihkan gigi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved