Breaking News:

Berita Bali

Zaenal Tayeb Kembali Ditetapkan Tersangka, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Tanah di Nusa Dua

Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, menyatakan Zaenal Tayeb berstatus tersangka sejak 4 Oktober 2021

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Bernadin selaku kuasa hukum Hedar Giacomo. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengusaha yang bergerak di bidang pariwisata yang juga mantan promotor tinju, Zaenal Tayeb, kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus berbeda.

Kali ini pria asal Sulawesi yang menetap di Bali ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan oleh pihak Polda Bali.

Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, menyatakan Zaenal Tayeb berstatus tersangka sejak 4 Oktober 2021.

"Ya ditetapkan sebagai tersangka setelah Ditrekrimsus Polda Bali mendapatkan sejumlah bukti yang cukup," ujar Yuliar Kus Nugroho, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: UPDATE Perkara Dugaan Memasukkan Keterangan Palsu ke Akta Autentik, Hakim Tolak Eksepsi Zainal Tayeb

Dugaan kasus penipuan dan penggelapan ini berdasarkan laporan LP-B/195/IV/2021/Bali/SPKT/tertanggal 8 April 2021 yang dilayangkan Hedar Giacomo di Ditrekrimsus Polda Bali.

Laporan penipuan dan penggelapan ini terkait kerjasama yang dilakukan mengenai tanah di Royal Garden Residence yang berlokasi di kawasan The Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung.

Dari laporan tersebut diterbitkan surat penyidikan dengan nomor SP-Sidik/30/IV/2021/Ditrekrimsus/tertanggal 12 April 2021.

Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan secara bertahap berdasarkan barang bukti yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil gelar perkara, Zaenal Tayeb ditetapkan sebagai tersangka.

Pemberitahuan penetapan tersangka tertuang dalam Surat Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Bali Nomor B/37a/X/Res 2.5/2021/tetanggal 4 Oktober 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved