Breaking News:

Tips Kesehatan

10 Penyebab Serangan Jantung dan Cara Mencegahnya

Serangan jantung terjadi ketika pembuluh darah arteri koroner yang memasok darah ke jantung tersumbat.

Editor: Noviana Windri
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Serangan jantung terjadi ketika pembuluh darah arteri koroner yang memasok darah ke jantung tersumbat.

Melansir Heart Foundation, jantung adalah organ berupa otot sebesar kepalan tangan yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

Darah tersebut mengandung oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan setiap sel tubuh.

Dari jantung, darah dipompa ke paru-paru, lalu diedarkan ke seluruh tubuh.

Baca juga: Serangan Jantung, Kenali Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya

Baca juga: Cara Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini dengan Mengurangi Faktor Risiko

Baca juga: 15 Penyebab Angin Duduk yang Bisa Jadi Serangan Jantung, Begini Cara Mencegahnya

Ketika terjadi serangan jantung, pasokan aliran darah dan oksigen yang sampai ke jantung berkurang.

pabila gejala serangan jantung tidak segera ditanggulangi dengan pertolongan medis tepat, jantung lambat laun bisa rusak.

Semakin lama penyumbatan pembuluh darah karena serangan jantung terjadi, risiko kerusakan jantung dan kematian semakin besar.

Apa saja penyebab serangan jantung?

Banyak hal bisa jadi penyebab serangan jantung, di antaranya gaya hidup tidak sehat, gangguan jantung, sampai pembuluh darah.

Melansir sejumlah sumber, berikut beberapa di antaranya: 

  • Penyakit jantung koroner akibat pembuluh darah arteri koroner menyempit karena tersumbat plak (kolesterol yang mengeras)
  • Pembuluh darah arteri koroner kejang-kejang sampai menyempit
  • Robeknya pembuluh darah arteri koroner oleh tumpukan plak
  • Efek samping penggunaan narkoba

Baca juga: Inilah Faktor-Faktor Penyebab Penyakit Jantung pada Wanita, Waspadalah!

Baca juga: Termasuk Daun Kelor, Ini 5 Tanaman Herbal yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Baca juga: Efek Buruk Malas Bergerak, Menyebabkan Gangguan Kesehatan hingga Mudah Terkena Serangan Jantung

  • Kadar oksigen menurun secara tiba-tiba (hipoksia)
  • Stres dan emosi tinggi
  • Aktivitas fisik berat atau berlebihan
  • Faktor lingkungan karena perubahan cuaca ekstrem dan paparan polusi udara Infeksi virus dan bakteri yang tidak tertangani
  • Faktor keturunan, orangtua atau saudara mengidap penyakit jantung 
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved