Tips Kesehatan
Hati-hati Jika Berwarna Hitam, Berikut Jenis-jenis Warna Tinja dan Artinya
Warna tinja terkadang juga bisa mengindikasikan kondisi kesehatan seseorang. Sementara kotoran coklat dianggap sebagai warna kotoran "normal"
Sejumlah kecil darah dalam tinja dapat mengindikasikan wasir . Makan bit atau beri merah, atau minum bit atau jus tomat, juga mengubah kotoran menjadi merah.
Baca juga: Baik untuk Pencernaan dan Pernapasan, Inilah 5 Manfaat Madu Menurut Ahli Gizi
Setelah makanan ini melewati saluran pencernaan, kotoran akan menjadi coklat kembali.
Oranye
Mengonsumsi banyak makanan berwarna oranye, yang kaya akan pigmen yang disebut beta-karoten, menyebabkan tinja berwarna oranye.
Wortel, ubi jalar, dan labu musim dingin adalah di antara banyak makanan yang mengandung pigmen ini.
Namun, saluran empedu yang tersumbat atau obat-obatan tertentu termasuk beberapa antasida dan antibiotik rifampisin juga dapat menyebabkan kotoran berwarna oranye.
Kuning
Jika tinja tampak kuning atau tampak berminyak, itu menunjukkan bahwa kotoran tersebut mengandung terlalu banyak lemak.
Ini mungkin akibat dari masalah penyerapan atau kesulitan memproduksi enzim atau empedu.
Baca juga: Gejala Diare dan 6 Jenis Makanan untuk Diare Agar Cepat Mampet
Kebanyakan orang akan mengalami variasi warna tinja pada tahap tertentu. Biasanya, ini karena diet atau penyebab kecil lainnya.
Jika perubahan warna tinja terjadi lebih dari 2 minggu atau berwarna hitam dan merah, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis lebih lanjut.
(Kompas.com/Galih Pangestu Jati)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-toiletf.jpg)