Breaking News:

Berita Klungkung

Agar Bisa Peringatkan Orang Tua Jika Melanggar, Anak TK di Klungkung Diperkenalkan Rambu Lalu Lintas

Belasan anak-anak dari TK Saraswati Klungkung, menyambangi taman lalu lintas yang terletak di Lapangan Ida I Dewa Agung Jambe, Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Eka Mita
Belasan anak-anak dari TK Saraswati Klungkung, menyambangi taman lalu lintas yang terletak di Lapangan Ida I Dewa Agung Jambe, Klungkung, Jumat (29/10). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Belasan anak-anak dari TK Saraswati Klungkung, menyambangi taman lalu lintas yang terletak di Lapangan Ida I Dewa Agung Jambe, Klungkung, Jumat 29 Oktober 2021.

Mereka sejak dini diajarkan mengenal rambu-rambu lalu lintas.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Dinas Perhubungan Klungkung, untuk memperkenalkan anak-anak dengan rambu lalu lintas sejak dini.

Anak-anak itu tampak berbaris rapi di Taman Lalu-Lintas yang dibangun Pemkab Klungkung.

Selain terdapar taman bermain, juga terdapat alat peraga rambu lalu-lintas di setiap sudut taman.

Baca juga: Resmikan Balai Subak Pegatepan, Bupati Suwirta Minta Agar Pertahankan Lahan Pertanian

Baca juga: Bupati Suwirta Serahkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Musibah Gempa Bumi di Karangsem

Baca juga: Bupati Klungkung Nyoman Suwirta Pantau Optimalisasi Mata Air Guyangan

Bahkan taman itu juga dilengkapi traffic light dengan lampu yang menyala, sehingga  menarik perhatian para anak-anak. 

" Saya kira tidak ada yang salah memperkenalkan rambu lalu-lintas ke anak sejak dini, termasuk ke anak TK. Justru anak TK ini ingatannya kuat. Mereka ibarat kertas putih, yang justru mudah diperkenalkan rambu-rambu sederhana," ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

Setelah berbaris, anak-anak itu lalu diajak berkeliling taman lalu lintas.

Mereka dipandu oleh seorang polisi dan polwan, untuk mengenal rambu-rambu sederhana. Seperti dilarang parkir, dilarang berhenti, serta mengenal arti dari warna-warna traffict light.

Anak-anak tersebut tampak sangat riang gembira, terlebih saat Suwirta mencoba mengajarkan anak-anak tentang lampu lalu lintas sembari bermain.

" Ini justru menarik. Nanti anak-anak saat berboncengan misalnya,  bisa memperingatkan orang tua atau keluarganya saat diketahui melanggar lalu lintas. Jika diperingatkan anak kecil, tentu para orang tua ini akan lebih merasa salah jika," ungkap Suwirta.

Tidak hanya untuk anak TK, edukasi pengenalan rambu lalu-lintas sejak dini juga akan dilakukan ke anak-anak SD dan SMP, dan umum.

Suwirta juga meminta agar taman lalu lintas disediakan fasilitas speaker, serta sepeda sebagai sarana simulasi anak-anak saat belajar mengenal rambu lalu lintas.

Baca juga: Beri Pengarahan pada Pelatihan BUMDes, Bupati Suwirta Minta Tanamkan Semangat untuk Membangun Desa

Baca juga: 1000 Pedagang di Klungkung Terima Bantuan Tunai, Bupati Suwirta Tekankan Jangan Gunakan untuk Ini

Kepala Dinas Perhubungan, Nyoman Sucitra menyampaikan, program sosialisasi penyuluhan keselamatan lalu lintas dan angkutan umum bagi anak - anak akan terus berlanjut.

" Dalam pelaksanaan program kali ini, kami berupaya mengedepankan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 dan bekerjasama dengan pihak Kepolisian," ungkap Sucitra. (Mit)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved