Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Jadi Salah Satu Penyebab Kecelakaan, Kenali Penyebab Hingga Cara Cegah Microsleep Saat Berkendara

Salah satu penyebab kecelakaan fatal di jalan raya yang perlu diwaspadai, yakni microsleep saat berkendara.

Editor: Karsiani Putri
Tribunnews
ILUSTRASI- Jadi Salah Satu Penyebab Kecelakaan, Kenali Penyebab Hingga Cara Cegah Microsleep Saat Berkendara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Salah satu penyebab kecelakaan fatal di jalan raya yang perlu diwaspadai, yakni microsleep saat berkendara.

Kondisi ini biasanya dialami pengendara yang kurang tidur atau kelelahan.

Di luar itu, microsleep juga rawan terjadi di jalan raya tanpa hambatan atau tol yang lengang.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada gangguan tidur ini, kenali apa itu microsleep, tanda, bahaya, serta cara mencegahnya.

Baca juga: KETAHUI Ini Batas Aman Kecepatan Berkendara di Ruas Jalan Tol

Baca juga: Berbahaya dan Mematikan! Kenali Jenis-jenis Penyakit Jantung dan Cara Mencegahnya

Apa itu microsleep?

Melansir WebMD, microsleep adalah sesi tidur singkat yang hanya berlangsung kurang dari 30 detik.

Saking singkatnya, sejumlah orang yang mengalami microsleep kerap tidak menyadarinya.

Otak manusia umumnya baru bisa mengingat sesi tidurnya setelah istirahat lelap setelah satu menit.

Ketika memaksakan diri untuk tetap terjaga, beberapa orang biasanya mengalami microsleep selama beberapa kali dalam waktu yang berdekatan.

Baca juga: KETAHUI Ini Batas Aman Kecepatan Berkendara di Ruas Jalan Tol

Tanda microsleep saat berkendara

Melansir beberapa sumber, Anda kemungkinan mengalami microsleep apabila:

Tiba-tiba kaget atau terbangun oleh sentakan tubuh dan kepala

Tidak menyadari apa yang baru terjadi, padahal tidak sedang melamun

Menguap terus-menerus

Kelopak mata sangat berat

Mata berkedip berlebihan

Tiba-tiba susah memproses informasi atau bingung ketika diajak berkomunikasi

Arah kemudi tanpa disadari keluar dari jalur

Waspadai tanda microsleep saat berkendara di atas.

Terkadang, ada orang yang mengalami masalah tidur ini tanpa menutup mata.

Jika Anda merasa mengalaminya, segera tepikan kendaraan dan istirahat sejenak. 

Baca juga: Sering Merasa Lelah dan Lesu? Bisa Saja Asam Lambung Anda Adalah Penyebabnya

Baca juga: KETAHUI Ini Batas Aman Kecepatan Berkendara di Ruas Jalan Tol

Bahaya microsleep saat berkendara

Melansir Healthline, AAA Foundation for Traffic Safety memperkirakan sebanyak 16,5 persen kecelakaan fatal di jalan raya disebabkan pengemudi yang mengantuk, termasuk microsleep.

Temuan sejenis disampaikan National Highway Traffic Safety Administration AS.

Otoritas setempat menyebutkan, kira-kira 6.000 kecelakaan fatal terjadi setiap tahun karena pengemudi mengantuk.

Microsleep saat berkendara sangat berbahaya bagi pengemudi dan mengancam keselamatan penumpang.

Baca juga: Kenali Penyebab Demotivasi, Hilangnya Semangat dan Gairah untuk Melakukan Sesuatu 

Baca juga: Daftar Makanan yang Dapat Meningkatkan Mood, Salah Satunya Ubi Jalar

Pasalnya, ketika mata terpejam selama tiga detik dan kendaraan melaju dengan kecepatan 96 kilometer per jam, kendaraan bisa keluar jalur sampai nyaris 100 meter.

Microsleep bisa saat berkendara bisa sangat berbahaya jika Anda membawa banyak penumpang.

Penyebab microsleep saat berkendara

Terdapat beberapa penyebab microsleep saat berkendara, antara lain:

  • Kurang tidur
  • Tidur kurang berkualitas, misalkan karena gangguan tidur apnea
  • Kondisi jalanan monoton, misalkan di jalan tol yang relatif lengang dan lurus minim kelokan
  • Penyakit diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Kegemukan
  • Depresi atau gangguan kecemasan
  • Efek samping obat tertentu, misalkan antihistamin
  • Efek samping penyalahgunaan narkoba dan alkohol 

Cara mencegah microsleep saat berkendara

Baca juga: Daftar Makanan yang Dapat Meningkatkan Mood, Salah Satunya Ubi Jalar

Baca juga: Sering Merasa Lelah dan Lesu? Bisa Saja Asam Lambung Anda Adalah Penyebabnya

Untuk mencegah bahaya microsleep saat berkendara, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, antara lain:

  • Tepikan kendaraan secara berkala sebelum merasa mengantuk, gunakan kesempatan ini untuk menggerakkan badan atau melakukan peregangan
  • Istirahat secara berkala ketika Anda harus berkendara jarak jauh, pejamkan mata atau upayakan tidur singkat selama 20 menit sampai 30 menit
  • Jika punya kecenderungan microsleep, upayakan jangan berkendara sendirian.
  • Ajak orang lain agar ada teman bicara di sepanjang jalan.
  • Percakapan dapat membangunkan sel otak, mempercepatan pernapasan, dan memompa oksigen ekstra ke aliran darah, sehingga pengendara tidak gampang mengantuk.
  • 30 menit sebelum berkendara, minum asupan berkafein seperti kopi atau teh
  • Apabila ada rencana berkendara jauh, pastikan pengendara tidur berkualitas minimal tujuh jam

Setelah mengenali apa itu microsleep, coba jalankan beberapa langkah pencegahan di atas.

Hal yang tak kalah penting, pastikan kondisi tubuh fit saat berkendara.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mengenali Apa itu Microsleep saat Berkendara, Tanda, Bahayanya

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved