Breaking News:

Berita Bali

Fenomena Pengamen Maudeng Kian Marak; Antara Kebutuhan Hidup, Peluang Bisnis, hingga Aturan Perda

Fenomena Pengamen Maudeng kini makin marak menghiasi traffic light di berbagai sudut Kota Denpasar, akibat terdampak pandemi Covid-19

Satpol PP Kota Denpasar
Nengah Bayung (21) bersama rekannya Nengah Hendra saat diamankan Satpol PP Kota Denpasar di perempatan Tohpati, Denpasar, Sabtu 25 September 2021 kemarin. 

“Identitas ke-Bali-an menjadi modal kultural mereka untuk memperbesar peluang mendapatkan simpati dan tentu saja ini bisa menambah pendapatan,” kata Kamajaya, Minggu 26 September 2021.

Selain itu, faktanya banyak Pengamen Maudeng bukan berasal dari orang Bali asli, hal itu terungkap dalam penertiban Pengamen Maudeng pada 28 September 2021.

Dalam kegiatan tersebut Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar berhasil menjaring tiga Pengamen Maudeng, bahkan ketiganya masih berada di bawah umur.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan bila ketiga Pengamen Maudeng tersebut dijaring simpang Jalan Gatot Subroto – Jalan Nangka.

"Kami dapat amankan dua orang menggunakan pakaian adat. Saat kami tanya asalnya dari Banyuwangi dan Situbondo," katanya saat ditemui Tribun-Bali.com.

Sayoga mengaku pihaknya sudah berupaya menyalurkan beberapa pengamen maupun gepeng untuk bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga maupun tukang kebun. Namun, mereka tidak betah dan memilih kembali ke jalan.

"Kami sempat salurkan jadi ART, tapi malah minggat. Mereka malah lari dan kembali ke jalan," katanya.

Baca juga: Beroperasi di Denpasar Utara, 5 Pengamen dan Pengasong Ditertibkan, Dua Orang Kabur

Banyak Anak Dibawah Umur

Tidak hanya orang dewasa yang melakoni pekerjaan Pengaman Maudeng, namun juga anak-anak di bawah umur.

Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) pun menyoroti Satpol PP yang menertibkan Pengamen Maudeng anak-anak di sekitaran traffic light.

Pengamen maudeng yang ditertibkan Satpol PP Denpasar
Pengamen maudeng yang ditertibkan Satpol PP Denpasar (Putu Supartika)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved