Breaking News:

Liga Italia

Pelan Namun Pasti Simone Inzaghi Mulai Bawa Inter Milan Perlihatkan Taringnya, Ini Indikatornya

Allenatore I Nerazzurri, Simone Inzaghi membuktikan kepiawaiannya dalam meracik pasukannya kala Inter Milan mengalahkan Napoli 3-2 dilanjutan Serie A

Editor: Ady Sucipto
Filippo Monteforte/AFP
Para pemain Inter Milan merayakan setelah mencetak gol kedua tim mereka selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Inter dan Napoli, di Stadion San Siro di Milan, pada 21 November 2021. Filippo Monteforte/AFP 

TRIBUN-BALI.COM – Allenatore I Nerazzurri, Simone Inzaghi membuktikan kepiawaiannya dalam meracik pasukannya kala Inter Milan mengalahkan Napoli 3-2 dilanjutan Serie A Liga Italia pekan 13.

Tiga poin penuh Inter Milan di Giuseppe Meazza berimbas pada memanasnya persaingan Scudetto Liga Italia dan  klasemen Serie A.

Posisi Inter Milan dengan Napoli dan AC Milan kini hanya berselisih 5 poin, di mana posisi teratas kedua tim sama-sama mengoleksi 32 poin.

Perlahan namun pasti, Simone Inzaghi mulai memanaskan persaingan Scudetto Liga Italia dengan racikan ciamik starting XI Inter Milan.

Beban berat sempat di pikul Simone Inzaghi setelah Antonio Conte memilih pergi dari Inter Milan di awal musim lalu.

Namun kini bekas pelatih Lazio, kini mulai menunjukkan ‘taringnya’ dan menjadi juru penenang di internal Inter Milan saat dihantam krisis keuangan.

Striker I Nerazzurri Lautaro Martinez diadang ketat oleh pemain lawan di laga bigmatch Inter Milan vs Napoli di Serie A Liga Italia, Senin 22 November 2021. Skor akhir Inter Milan menang 3-2 atas Napoli
Striker I Nerazzurri Lautaro Martinez diadang ketat oleh pemain lawan di laga bigmatch Inter Milan vs Napoli di Serie A Liga Italia, Senin 22 November 2021. Skor akhir Inter Milan menang 3-2 atas Napoli (twitter@inter_en)

Baca juga: Update Hasil Bola Tadi Malam: Man City dan Real Madrid Menang, Inter Milan Sudahi Keperkasaan Napoli

Baca juga: Taklukkan Tim Kuat Napoli 3-2, Inter Milan ke Jalur Scudetto, Begini Komentar Bahagia Inzaghi

Tak seperti Conte yang "rewel" Inzaghi adalah pelatih yang tak banyak ulah, lima tahun di Lazio, tak ada kabar miring yang mencoreng nama baiknya sebagai pelatih.

Dari segi taktik, ia mempertahankan skema lamanya di Lazio. Yaitu bermain dengan pakem 3-5-2.

Harus ditinggal beberapa pemain kunci seperti Romelu Lukaku dan Acharaf Hakimi, tak membuat Inter Milan kehilangan tajinya.

I Nerazzurri saat ini menjadi tim paling produktif di Liga Italia dengan dulangan 32 gol.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved