Breaking News:

Berita Klungkung

Tak Kunjung Mendapat Penanganan, Pesisir Pantai Tegal Besar Klungkung Kian Terkikis Abrasi

Klian Adat Banjar Tegal Besar, I Nyoman Gimpil mengatakan, abrasi di Pantai Tegal Besar kian parah.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kondisi abrasi di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Abrasi yang terjadi di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung tidak kunjung teratasi. Bahkan abrasi yang terjadi kian parah, hingga ombak semakin menggerus daratan.

November lalu, ombak pasang sempat terjadi di Pantai Tegal Besar dan menghancurkan warung milik warga.

Klian Adat Banjar Tegal Besar, I Nyoman Gimpil mengatakan, abrasi di Pantai Tegal Besar kian parah.

Daratan semakin tergerus, dan ombak pasang semakin dekat dengan bangunan milik warga yang ada di pesisir.

Baca juga: 216 ODHA di Klungkung Mulai Membuka Diri ke Masyarakat

Ia menjelaskan, Kamis (4/11/2021) malam ada ombak besar menerjang pesisir Pantai Tegal Besar.

Karena kondisi pesisir telah abrasi parah, ombak sampai menghancurkan warung milik warga setempat dan sebuah gubuk milik kelompok nelayan setempat.

Ketika itu pula, lahan tempat berdirinya warung dan gubuk nelayan itu hilang tergerus ombak. Daratan itu justru menjadi aliran muara sungai Bubuh.

" Kejadian itu menyebabkan 10 jaring dan 3 kano milik nelayan hilang terbawa arus laut," ungkap Gimpil, Rabu (1/12/2021).

Nyoman Gimpil juga mengungkapkan, abrasi di Pantai Tegal Besar sudah terjadi selama bertahan tahun dan tidak kunjung mendapat penanganan.

Akibatnya banyak lahan dan bangunan di sekitar pantai hancur dan bahkan ada yang sudah hilang digerus ombak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved