Breaking News:

Berita Buleleng

Curi Motor di Munduk Buleleng, Putu Erik Beli Handphone dari Hasil Curian

Berdalih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta untuk membeli handphone Putu Erik Mahardika (31) nekat mencuri satu unit motor Honda Supra.

ist/Polsek Banjar
Polisi menunjukkan Putu Erik, tersangka pencurian sepeda motor 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Berdalih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta untuk membeli handphone Putu Erik Mahardika (31) nekat mencuri satu unit motor Honda Supra.

Hasil curiannya itu kemudian dijual oleh pria asal Banjar Dinas Taman, Desa Munduk, Kecamatan Banjar Buleleng itu secara online. 

Kapolsek Banjar, I Gusti Nyoman Sudarsana pada Minggu 5 Desember 2021 mengatakan, tersangka Erik mencuri motor DK 1342 UM milik Nyoman Ana (26) warga asal Dusun Beji, Desa Munduk pada Jumat 3 Desember 2021 lalu.

Kala itu motor sedang diparkir oleh korban di halaman rumahnya. 

Tak terima motornya hilang, korban pun melapor ke Mapolsek Banjar.

Baca juga: Terekam Kamera CCTV, Seorang Pria di Denpasar Melakukan Aksi Pencurian Warung Makan

Baca juga: Marak Kasus Pencurian Laptop di Sekolah, Disdikpora Badung Minta Sekolah untuk Antisipasi Sejak Dini

Baca juga: Kasus Pencurian di SD No 2 Sading Badung, Pencuri Naik Lewat Plafon dan Sisakan Jejak Kaki

Berangkat dari laporan itu, polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

Dari hasil penyelidikan itu, polisi akhirnya berhasil menemukan ciri-ciri dari pelaku, yang mengarah kepada tersangka Erik. 

Setelah berhasil mengantongi identitas pelaku, polisi pun langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka Erik pada Sabtu 4 Desember 2021.

Kepada polisi, tersangka Erik mengaku telah menjual motor milik korban secara online.

"Sebelum dijual, motor tersebut juga sempat disembunyikan oleh tersangka di sebuah kebun milik warga di Banjar Dinas Asah, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar. 

Hasil penjualan motor milik korban lantas digunakan oleh tersangka Erik untuk kebutuhan sehari-hari, serta membeli satu unit ponsel merk Samsung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, imbuh mantan Kapolsek Sukasada ini, tersangka Erik juga pernah mencuri satu unit motor di wilayah Desa Gobleg.

Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Pencurian Motor di Denpasar, Tersangka Ternyata Residivis & Pernah Dibui 8 Bulan

Baca juga: 2 Pria Diamankan Polisi Karena Kasus Pencurian Mikol di Badung, Korban Merugi Setengah Miliar Rupiah

"Untuk pencurian di wilayah Desa Gobleg itu akan kami dalami lagi," ucapnya. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Erik pun dijerat dengan Pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved