Risiko Penyakit
Hobi Konsumsi Daging Mentah? Berikut Risiko yang Mengintai!
Mengkonsumsi daging mentah haruslah mengetahui risiko yang ditimbulkan. Ada berbagai penyakit yang mengintai, berikut rinciannya.
Penulis: Sabrina Tio Dora Hutajulu | Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bagi Anda yang hobi konsumsi makanan mentah seperti daging, ada baiknya mengenal resiko yang ditimbulkan.
Daging mentah biasanya dapat ditemui di restoran Jepang, yang terkenal dengan menu sushi.
Ada banyak risiko yang perlu diwaspadai jika terlalu sering mengkonsumsi daging mentah.
Baca juga: Turunkan Risiko Penyakit Jantung, Begini Cara Alami Tingkatkan Kadar Kolesterol Baik
Seperti keracunan karena parasit yang menempel pada daging mentah.
Dilansir Healthline, Anda harus mewaspadai sejumlah bakteri, virus, parasit atau racun yang ada pada daging mentah.
Bakteri yang umum terdapat pada daging mentah yakni Salmonella, E coli, Listeria monocytogenes, dan Campylobacter.
Baca juga: Ketahui 6 Risiko Penyakit Ginjal, Diabetes Salah Satunya
Salmonella merupakan bakteri penyebab sakit perut, diare, dermam serta nyeri dan kram perut.
Salmonella dapat ditemukan pada daging mentah, seperti ayam, kalkun, bebek, sapi dan babi.
Bakteri ini tidak dapat dilihat, dicium, maupun dirasakan.
Kemudian ada bakteri E coli yang terdapat pada daging mentah.
Baca juga: Gaya Hidup Selama Pandemi Covid-19 Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Mengapa?
Bakteri ini dapat menyebabkan sakit diare, demam, hingga muntah.
Bakteri yang sangat berbahaya ini juga menyebabkan infeksi sebagai berikut:
- Saluran kemih
- Penyakit pernapasan
- Pneumonia
- Meningitis.
Selanjutnya ada bakteri Listeria Monocytogenes.
Bakteri ini penyebab infeksi serius yang disebut Listeriosis.
Banyak gejala yang ditimbulkan dari bakteri ini.
Seperti sakit kepala, leher kaku, nyeri otot, kejang-kejang, hingga kehilangan keseimbangan.
Baca juga: KENALI Efek Samping Apabila Terlalu Banyak Konsumsi Garam, Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Bakteri Listeria Monocytogenes perlu diwaspadai terhadap ibu hamil, bayi, hingga orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun.
Dikutip CDC, bakteri Campylobacter juga terdapat pada daging unggas atau setengah matang.
Bakteri ini menyebabkan demam, kram perut hingga diare.
Bahkan diare yang timbul akibat bakteri ini diare yang berdarah, disertai mual dan muntah.
Jadi, mengkonsumsi daging mentah sangat meningkatkan risiko terkena penyakit.
Namun, bagi Anda yang ingin mengkomsumsi daging mentah, namun tetap aman, Anda dapat mengikuti saran dari pakar keamnanan pangan Jeff Nelken.
Ia mengatakan, cara paling aman mengkonsumsi daging adalah memasaknya dengan suhu internal.
Seperti daging babi dan sapi, harus dimasak hingga suhu 145 Fahrenheit (62,8 Celcius) dan unggas hingga 165 Fahrenheit (73,9 Celcius). *
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bahaya Mengonsumsi Daging Mentah bagi Kesehatan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penyakit-yang-timbul-akibat-komsumsi-daging-mentah.jpg)