Breaking News:

Berita Klungkung

Akses Jalan Menuju Pantai dan Villa di Tegal Besar Klungkung Putus, Satu Villa Terisolir

Warga setempat mengungkapkan, jebolnya jalan itu akibat tergerus volume air di sungai melangit yang bermuara di Pantai Tegal Besar.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Eka Mita
Akses jalan menuju kawasan pantai dan villa di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, jebol hingga putus akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Klungkung dan sekitarnya, Minggu malam (9/1). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Akses jalan menuju kawasan pantai dan villa di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, jebol hingga putus akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Klungkung dan sekitarnya, Minggu malam (9/1).

Warga setempat mengungkapkan, jebolnya jalan itu akibat tergerus volume air di sungai melangit yang bermuara di Pantai Tegal Besar.

Papan peringatan telah terpasang pada akses jalan menuju kawasan villa tersebut, Senin (10/1) pagi.

Tampak beberapa warga sengaja datang, untuk melihat dari dekat jalan yang jebol tersebut.

"Jalan ini jebol sekitar jam setengah 9 malam. Saat itu hujan deras disertai angin kencang ada juga suara petir," ungkap warga setempat, I Made Soma.

Baca juga: Peruntungan Asmara Zodiak 11 Januari 2022, Gemini Menemukan Kenalan, Aries Tekanan Akan Mereda

Baca juga: Gaji ke-13 dan THR Pensiunan PNS TNI Polri Cair Tahun 2022, Ini Besarannya

Baca juga: Resep Wedang Jahe yang Bikin Anget di Badan, Cocok Dikonsumsi Saat Cuaca Dingin

Jalan yang jebol memiliki panjang sekitar 100 meter, dan menjadi akses utama ke kawasan villa.

Ruas jalan itu sebelumnya juga sudah pernah jebol akibat terkikis air sungai.

"Jalan ini sudah dua kali putus. Beberapa waktu lalu juga putus karena tergerus air sungai, dan sudah diperbaiki. Tapi yang kali ini lebih parah," ungkapnya.

Akibat musibah itu, ada villa yang terisolir.

Penuturan warga setempat, villa tersebut milik dari pejabat tinggi di pemerintah pusat.

Sementara warga untuk menuju pantai, masih bisa melalui jalan lainnya.

"Tidak hanya jalan ini yang jebol, tanah milik warga di  bantaran sungai juga terkikis aliran sungai,"  jelasnya. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved