Info Populer
Sering Konsumsi Minuman Instan Bisa Picu Gagal Ginjal, Ini Penjelasannya
Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menderita ginjal. Tapi kebanyakan karena faktor terlalu sering mengonsumsi minuman instan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Suka minum minuman instan Tribunners?
Sudah saatnya dikurangi ya.
Karena ada bahaya yang mengintai, lho.
Salah satunya ialah gagal ginjal.
Baca juga: Ampuh! Ini Makanan dan Minuman yang Mampu Jaga Kesehatan Ginjal
Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Ginjal dan Jantung, Ternyata Sangat Mudah
Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh manusia.
Fungsi ginjal menyaring darah sebelum mengirimnya kembali ke jantung, membuang limbah dan racun dari tubuh serta membantu mengeluarkannya sebagai urine.
Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan kondisi dimana terdapat kelainan dari fungsi dan struktur ginjal.
Artinya, organ tubuh ini tidak dapat berfungsi dengan baik seperti menyaring kotoran, mengontrol jumlah air dalam tubuh, mengatur kadar garam dan kalsium dalam darah.
Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menderita ginjal.
Tapi kebanyakan karena faktor terlalu sering mengonsumsi minuman instan
Penyabab lain diantaranya tekanan darah tinggi, diabetes, narkotika, psikotropika, zat adiktif lain serta rokok.
Konsumsi minuman instan satu atau dua kali tidak jadi masalah.
Baca juga: Berikut Mengatasi Batu Ginjal Berdasarkan Tingkat Keparahannya
Baca juga: Siapa Saja yang Paling Beresiko Alami Penyakit Ginjal? Salah Satunya Perokok
Yang berbahaya, jika diminum rutin dan sudah menjadi pola hidup atau kebiasaan seseorang.
Mungkin orang merasa kurang bergairah kemudian mengkonsumsi minuman instan sehingga badan jadi segar.
Jika di kemudian hari dia mengalami hal yang sama, dia akan meminumnya kembali dan seterusnya.
Hal itu bisa jadi bencana bagi tubuh.
Padahal, kata Arfian, minuman instan memiliki efek samping.
Banyak cara yang dapat dilakukan agar badan jadi segar kembali selain konsumsi minuman instan.
Untuk mengetahui seseorang menderita ginjal, diperlukan pemeriksaan darah dan biospi.
Hal ini penting karena penyakit ginjal tidak selalu tampak dan dirasakan saat stadium awal.
Gejala penyakit ginjal biasanya penderita kehilangan nafsu makan, tekanan darah tinggi atau hipertensi, perubahan frekuensi kencing dalam sehari, dan sakit kepala.
Baca juga: Ini Lho 7 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal, Yuk Hidup Sehat!
Baca juga: Ternyata Tidak Sulit, Inilah Rahasia Menjaga Kesehatan Ginjal
Gejala-gejala itu kerap dijumpai dan dialami serta sangat lazim di masyarakat.
Karena itu penderita terkadang tidak tahu persis yang dialaminya yakni penyakit ginjal.
Untuk penanganan atau terapi, bisa ditempuh pasien dengan cara peritoneal dialysis atau continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD), hemodialisis (HD) atau cuci darah, dan tranplantasi ginjal.
Untuk tranplantasi ginjal harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.
Selain itu, donatur ginjal juga harus berasal dari saudara atau keturunan sedarah.
Penderita gagal ginjal dan menjalani terapi atau pengobatan biasanya tidak bertahan lama, hanya beberapa tahun. (*)
Artikel ini sudah tayang di TribunJateng.com dengan judul HATI-HATI! Konsumsi Minuman Instan Picu Gagal Ginjal, Ini Penjelasannya