Tips Kesehatan
Kenali Apa Saja Gejala Omicron dan Cara Mencegah Penularannya
Varian Omicron terbukti lebih cepat menular dibandingkan varian lainnya. Hal inilah yang membuat khawatir banyak pihak.
TRIBUN-BALI.COM - Covid-19 varian Omicron kini menjadi perhatian dunia.
Varian Omicron terbukti lebih cepat menular dibandingkan varian lainnya.
Hal inilah yang membuat khawatir banyak pihak.
Meski cepat menular, varian Omicron ini juga bisa dicegah.
Melansir laman resmi Satgas Penanganan Covid-19, berikut ini cara mencegah penularan Covid-19 varian Omicron:
Baca juga: Tanpa Demam, Ini Gejala Awal Terpapar Omicron
Baca juga: Singapura Nyatakan Omicron Jelang Tahun Baru Imlek Sebagai Gelombang Ke-7 Covid
Baca juga: Waspada Omicron di Bali, Made Rentin: Jangan Khawatir Secara Berlebihan
1. Menggunakan masker dengan benar
2. Menjaga jarak fisik
3. Mencuci tangan
4. Hindari tempat ramai, ruang tertutup dengan ventilasi buruk
5. Menghindari kerumunan
6. Mengurangi mobilitas yang tidak mendesak
7. Segeralah vaksinasi
8. Menjaga imunitas dengan istirahat cukup, aktivitas fisik dan lainnya
Beberapa bukti awal menunjukkan adanya peningkatan risiko reinfeksi (terinfeksi Covid-19 -19 lebih dari satu kali) akibat varian Omicron, jika dibandingkan dengan yang lain.
Risiko reinfeksi diperkirakan mencapai 5,4 kali lebih tinggi daripada varian Delta.
Belum diketahui pasti terkait perbedaan manifestasi klinis dengan varian lainnya.
Varian Omicron dapat menimbulkan berbagai derajat keparahan baik tanpa gejala, ringan, sedang hingga berat.
Baca juga: Gejala Khas Varian Omicron, Batuk dan Nyeri Tenggorokan, Jika Kritis Langsung Sesak Napas
Baca juga: Eijkman Ungkap Efektivitas Vaksin Booster Lawan Varian Omicron
Baca juga: Data Kemenkes Ungkap Transmisi Lokal Mulai Mendominasi Kasus Omicron di Indonesia
Gejala yang dilaporkan umumnya bersifat ringan seperti:
- Demam
- Batuk
- Kelelahan
- Pilek
- Nyeri tenggorokan
- Sakit kepala
Jika sudah melakukan pencegahn namun masih terinfeksi Omicron, apa yang harus dilakukan?
Segera lakukan isolasi mandiri di rumah.
Saat ini Kemenkes menyediakan layanan konsultasi online (telekonsultasi) dan paket obat gratis. Jika Anda positif COVID-19, Anda dapat mengakses layanan tersebut dengan cara berikut:
- Tunggu WhatsApp resmi dari Kemenkes (centang hijau) atau cek kelayakan secara mandiri melalui isoman.kemkes.go.id
- Jika terdaftar, Anda bisa konsultasi dokter di penyedia layanan telemedicine (PLT) yang bekerja sama dengan Kemenkes dengan memasukkan kode voucher ISOMAN
- Dokter akan melakukan triase dan memberikan resep digital sesuai kondisi pasien di akhir sesi konsultasi
- Resep digital dapat ditebus secara gratis dengan mengisi form dan data yang diperlukan di isoman.kemkes.go.id/tebusresep
- Obat dan vitamin akan dikirim ke alamat Anda oleh Sicepat dari Apotek Kimia Farma
Baca juga: Hasil Tracing Ditemukan 9 Kasus Positif Covid-19 di Klungkung,Sampel Dibawa ke Labkes Bali, Omicron?
Baca juga: Cara Dapat Paket Obat dan Layanan Telekonsultasi Gratis dari Kemenkes Bagi Pasien Omicron
Platform yang bekerja sama dengan Kemenkes dalam menyediakan layanan telekonsultasi dan paket obat COVID-19 gratis adalah Alodokter, Getwell, Good Doctor, Grabhealth, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo.
Kemudian LinkSehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, YesDok, Aido Health, Homecare24, Lekasehat, mDoc, Trustmedis, dan Vascular.
Jika gejala memburuk saat Anda melakukan isolasi mandiri, segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Cara mencegah penularan omicron ketahui apa saja gejalanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/info-grafis-terkait-mencegah-penularan-omicron-lewat-masker-dua-lapis.jpg)