Berita Denpasar

Sidak Prokes di Desa Dangin Puri Kaja, 13 Orang Dibina dan 1 Orang Didenda Karena Tak Pakai Masker

Sehingga secara berkelanjutan dapat mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19 di Kota Denpasar dengan tetap memberikan ruang terhadap pertumbuhan

Editor: Noviana Windri
ist
Tim Yustisi Denpasar melaksanakan pemantauan penerapan protokol kesehatan di Wilayah Desa Dangin Puri Kaja, Selasa (15/2). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satgas Covid-19 Kota Denpasar terus menggencarkan pemantauan penerapan protokol kesehatan.

Hal ini mengingat penularan Covid-19 di Ibukota Provinsi Bali ini masih tinggi.

Kali ini, melalui Tim Yustisi Denpasar melaksanakan pemantauan penerapan protokol kesehatan di Wilayah Desa Dangin Puri Kaja, Selasa (15/2).

Dari giat tersebut tim  menjaring 14 pelanggar.

Dari jumlah tersebut sebanyak 13 orang diberikan pembinaan simpatik dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya lantaran kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan, yakni tidak menggunakan masker dengan baik dan benar.

Baca juga: 15 Pelanggar Terjaring Razia Masker di Objek Wisata Pantai Matahari Terbit Sanur Denpasar

Baca juga: 24 Pelanggar Terjaring Razia Masker di Kesiman Kertalangu, 3 Orang Didenda Masing-masing Rp100 Ribu

Baca juga: Mobil Avanza Berpenumpang 10 Orang Terjaring Razia Masker di Ubung Kaja Denpasar

Sementara  1 orang lainya diganjar sanksi denda.

Kasat Pol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra saat diwawancarai menjelaskan, pengecekan atau sidak sarana prasarana serta penerapan protokol kesehatan di fasilitas umum dan jalan raya ini sebagai upaya berkelanjutan untuk mendukung pencegahan penularan Covid-19.

Dimana, sebelumya juga telah dilaksanakan giat yang sama dengan menyasar beberapa Mall/Pusat Perbelanjaan serta sentra elektronik di Kota Denpasar. Hal ini mengingat terjadi peningkatan penularan yang signifikan serta Kota Denpasar saat ini berada pada penerapan PPKM Level 3. 

“Dari giat hari ini kita pantau Kawasan Jalan Nangka, Desa Dangin Puri Kaja, ini sebagai upaya berkelanjutan untuk mencegah penularan Covid-19, serta memastikan pengendara menerapkan standar protokol kesehatan,” ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, sebagian besar masyarakat yang melintas telah menggunakan masker.

Namun demikian, penerapan dan pengawasan harus terus dioptimalkan.

Sehingga pelaksanaan sidak dan pemantauan akan dilaksanakan berkelanjutan dan bergiliran di wailayah Kota Denpasar, termasuk mall, pusat perbelanjaan, sentra-sentra, obyek wisata serta fasilitas publik dan fasilitas umum yang kemungkinan dapat terjadi kerumunan.

“Secara umum masyarakat yang melintas sudah menggunakan masker, tadi juga kita berikan tindakan pembinaan simpatik bagi pengunjung yang tidak menggunakan masker dengan baik, selanjutnya tinggal betul-betul diawasi dan kesadaran bersama dalam mencegah penularan Covid-19,” ujarnya

Baca juga: 16 Orang Terjaring Razia Masker di Peguyangan Kangin Denpasar, Banyak yang Tak Hapal Pancasila

Baca juga: 24 Pelanggar Terjaring Razia Masker di Sesetan Denpasar, 6 Orang Didenda Masing-masing Rp 100 Ribu

Baca juga: 30 Orang Terjaring Razia Masker di Denpasar, 14 Didenda Masing-masing Rp 100 Ribu

Sementara Jubir Satgas Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengimbau kepada seluruh masyarakat, pengunjung, pelaku usaha Mall/Pusat Perbelanjaan dan pengelola obyek wisata di Kota Denpasar agar menyesuaikan jumlah kapasitas pengunjung di aplikasi PeduliLindungi. Serta mengawasi bersama penerapan protokol kesehatan.

Sehingga secara berkelanjutan dapat mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19 di Kota Denpasar dengan tetap memberikan ruang terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, pelaku usaha dan pengelola obyek wisata agar ikut andil dalam mendukung penerapan Protokol Kesehatan 5M secara ketat,” Kata Dewa Rai.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved