Tips Kesehatan

Kopi Sachet Mengandung Parasetamol dan Sildenafil? Ini Penjelasan BPOM

Temuan tersebut diketahui usai BPOM melakukan operasi penindakan terhadap produk ilegal obat tradisional dan pangan yang mengandung bahan kimia obat (

Editor: Noviana Windri
PIXABAY
Bangun Tidur Langsung Minum Kopi? Awas, Ada Efek Sampingnya untuk Tubuh 

TRIBUN-BALI.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan kopi sachet mengandung parasetamol dan sildenafil.

Temuan tersebut diketahui usai BPOM melakukan operasi penindakan terhadap produk ilegal obat tradisional dan pangan yang mengandung bahan kimia obat (BKO).

Hasilnya, kopi sachet yang mengandung parasetamol dan sildenafil yang beredar di Kota Bandung dan Bogor ditemukan.

Kopi sachet yang ditemukan itu bahkan mencantumkan izin BPOM.

Akan tetapi, Kepala BPOM Penny K. Lukito telah memastikan bahwa hal tersebut adalah palsu.

Baca juga: 5 KOPI Termahal di Dunia, Ada yang Capai Harga Rp 5,1 Juta Per Pound

Baca juga: Penjual Kopi Viagra Keruk Omset Rp 7 Miliar per Bulan, Beredar dengan Izin Palsu BPOM

Baca juga: EFEK Samping Mengkonsumsi Kopi Viagra, BPOM: Bisa Picu Kanker dan Kematian

Perlu diketahui bahwa parasetamol yang ditemukan BPOM dalam kopi sachet tersebut merupakan obat analgetik–antipiretik untuk meredakan nyeri ringan dan demam.

Obat ini memang dapat dibeli oleh masyarakat tanpa menggunakan resep karena termasuk pada golongan obat bebas.

"Obat ini pada dasarnya hanya untuk mengurangi gejala nyeri ringan dan demam seperti pada kondisi sakit kepala, flu, dan sakit gigi anak," ujar ahli farmakologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Heru Sasongko, M.Sc.,Apt kepada Kompas.com, Sabtu (5/3/2022).

Sedangkan sildenafil merupakan nama generik atau zat aktif, dan obat ini secara klinis digunakan untuk mengatasi impotensi atau disfungsi ereksi pada pria.

Heru Sasongko menerangkan, sildenafil juga dapat digunakan pada kondisi pasien yang mengalami hipertensi pulmonal atau peningkatan tekanan pembuluh darah arteri paru-paru.

"Obat ini termasuk obat keras yang penggunaannya berdasarkan resep dari dokter," katanya.

Bahaya jangka panjang parasetamol dan sildenafil Heru Sasongko membeberkan sejumlah bahaya bagi kesehatan jika masyarakat "doyan" mengonsumsi kopi sachet yang mengandung parasetamol dan sildenafil.

Ia menjelaskan, parasetamol yang dikonsumsi secara jangka panjang maupun dengan dosis yang besar dapat mendatangkan akibat fatal.

"Seperti, gangguan hati, sakit kepala yang hebat, mual muntah, dan lain-lain," imbuh Heru Sasongko.

Baca juga: PERHATIKAN! Kebiasaan Minum Kopi Seperti Ini Bisa Bikin Cepat Tua Lho

Baca juga: Pecinta Kopi, Ternyata Kafein dalam Kopi Bisa Turunkan Risiko Sakit Jantung

"Pada kondisi tertentu parasetamol dapat berinteraksi dengan obat lain, seperti penggunaan bersama dengan warfarin (menimbulkan perdarahan), izoniazid (meningkatkan risiko kerusakan organ hati) dan efek lainnya," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved