Tips Kesehatan
Kopi Sachet Mengandung Parasetamol dan Sildenafil? Ini Penjelasan BPOM
Temuan tersebut diketahui usai BPOM melakukan operasi penindakan terhadap produk ilegal obat tradisional dan pangan yang mengandung bahan kimia obat (
TRIBUN-BALI.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan kopi sachet mengandung parasetamol dan sildenafil.
Temuan tersebut diketahui usai BPOM melakukan operasi penindakan terhadap produk ilegal obat tradisional dan pangan yang mengandung bahan kimia obat (BKO).
Hasilnya, kopi sachet yang mengandung parasetamol dan sildenafil yang beredar di Kota Bandung dan Bogor ditemukan.
Kopi sachet yang ditemukan itu bahkan mencantumkan izin BPOM.
Akan tetapi, Kepala BPOM Penny K. Lukito telah memastikan bahwa hal tersebut adalah palsu.
Baca juga: 5 KOPI Termahal di Dunia, Ada yang Capai Harga Rp 5,1 Juta Per Pound
Baca juga: Penjual Kopi Viagra Keruk Omset Rp 7 Miliar per Bulan, Beredar dengan Izin Palsu BPOM
Baca juga: EFEK Samping Mengkonsumsi Kopi Viagra, BPOM: Bisa Picu Kanker dan Kematian
Perlu diketahui bahwa parasetamol yang ditemukan BPOM dalam kopi sachet tersebut merupakan obat analgetik–antipiretik untuk meredakan nyeri ringan dan demam.
Obat ini memang dapat dibeli oleh masyarakat tanpa menggunakan resep karena termasuk pada golongan obat bebas.
"Obat ini pada dasarnya hanya untuk mengurangi gejala nyeri ringan dan demam seperti pada kondisi sakit kepala, flu, dan sakit gigi anak," ujar ahli farmakologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Heru Sasongko, M.Sc.,Apt kepada Kompas.com, Sabtu (5/3/2022).
Sedangkan sildenafil merupakan nama generik atau zat aktif, dan obat ini secara klinis digunakan untuk mengatasi impotensi atau disfungsi ereksi pada pria.
Heru Sasongko menerangkan, sildenafil juga dapat digunakan pada kondisi pasien yang mengalami hipertensi pulmonal atau peningkatan tekanan pembuluh darah arteri paru-paru.
"Obat ini termasuk obat keras yang penggunaannya berdasarkan resep dari dokter," katanya.
Bahaya jangka panjang parasetamol dan sildenafil Heru Sasongko membeberkan sejumlah bahaya bagi kesehatan jika masyarakat "doyan" mengonsumsi kopi sachet yang mengandung parasetamol dan sildenafil.
Ia menjelaskan, parasetamol yang dikonsumsi secara jangka panjang maupun dengan dosis yang besar dapat mendatangkan akibat fatal.
"Seperti, gangguan hati, sakit kepala yang hebat, mual muntah, dan lain-lain," imbuh Heru Sasongko.
Baca juga: PERHATIKAN! Kebiasaan Minum Kopi Seperti Ini Bisa Bikin Cepat Tua Lho
Baca juga: Pecinta Kopi, Ternyata Kafein dalam Kopi Bisa Turunkan Risiko Sakit Jantung
"Pada kondisi tertentu parasetamol dapat berinteraksi dengan obat lain, seperti penggunaan bersama dengan warfarin (menimbulkan perdarahan), izoniazid (meningkatkan risiko kerusakan organ hati) dan efek lainnya," tambahnya.