Seputar Penyakit ASAM LAMBUNG: Mengenal Perbedaan Gerd dan Maag, Dari Gejala hingga Penyebabnya
Seputar Penyakit ASAM LAMBUNG: Mengenal Perbedaan Gerd dan Maag, Dari Gejala hingga Penyebabnya
TRIBUN-BALI.COM - Seputar Penyakit ASAM LAMBUNG: Mengenal Perbedaan Gerd dan Maag, Dari Gejala hingga Penyebabnya.
Apa itu penyakit asam lambung?
Salah satu penyakit yang cukup banyak diderita orang adalah seputar asam lambung.
Dilansir dari KOMPAS.com, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi RS Pondok Indah, dr Hasan Maulahela SpPD-KGEH menjelaskan, asam lambung normalnya menetap atau berada hanya di lambung.
Namun demikian, ada berbagai kondisi atau faktor pemicu yang bisa membuat asam lambung keluar dari lambung dan naik ke kerongkongan.
Kondisi naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan atau esofagus disebut dengan nama Gerd.
Adapun Gerd dan maag kerap dianggap sama oleh sebagian besar masyarakat.
Padahal, Gerd dan maag berbeda, baik dari gejala maupun penyebabnya.
Hasan mengatakan bahwa kedua istilah tersebut adalah untuk menunjukkan kondisi penyakit yang berbeda.
"Gerd itu gastroesophageal reflux disease yaitu penyakit yang diakibatkan oleh adanya refluks asam lambung di kerongkongan," kata dr Hasan.
Saat refluks asam lambung terjadi, sfingter (otot katup) esofagus tidak menutup dengan benar atau cukup erat, sehingga tidak dapat bekerja dengan baik.
Berikut ini gejala khas penyakit Gerd:
- Heartburn (Rasa panas di dada).
- Sakit dada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penderita-asam-lambungtips-kesehatan.jpg)