Seputar Penyakit ASAM LAMBUNG: Mengenal Perbedaan Gerd dan Maag, Dari Gejala hingga Penyebabnya
Seputar Penyakit ASAM LAMBUNG: Mengenal Perbedaan Gerd dan Maag, Dari Gejala hingga Penyebabnya
- Batuk kronis.
- Mual, muntah.
- Makanan atau cairan asam lambung berbalik ke kerongkongan.
- Tenggorokan terasa mengganjal.
- Sesak napas.
- Serak.
- Iritasi (radang) di kerongkongan.
"Ciri yang paling khas ya heartburn atau rasa panas di dada," kata Hasan.
Biasanya, pasien pengidap Gerd mengalami gejala heartburn setelah makan, dan memburuk ketika pada malam hari.
Bahkan, beberapa di antaranya merasa heartburn yang dialaminya semakin parah saat melakukan posisi tertentu, misalnya berbaring atau membungkuk.
Dr Hasan menegaskan, meskipun sering dianggap sama oleh masyarakat, tetapi Gerd dan Maag adalah penyakit yang berbeda.
Penyebab penyakit Gerd
Berikut ini beberapa penyebab atau faktor yang meningkatkan risiko terkena penyakit Gerd:
1. Pola Makan
Pola makan yang berlebihan atau mengonsumsi makanan yang mengandung kafein atau lemak yang tinggi dapat meningkatkan risiko terserang penyakit Gerd.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penderita-asam-lambungtips-kesehatan.jpg)