Berita Badung

Arus Balik Lebaran Mulai Meningkat, 901 Penumpang Turun di Terminal Mengwi H+4 Lebaran 

Pihak terminal tipe A Mengwi Kabupaten Badung mencatat jumlah penumpang dari luar Bali yang turun ke Terminal Mengwi mencapai 901 penumpang pada H+4

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Situasi arus balik di Terminal Tipe A Mengwi, Badung, Bali, pada Minggu 8 Mei 2022 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Arus Balik lebaran tahun 2022 sudah mulai meningkat.

Pihak terminal tipe A Mengwi Kabupaten Badung mencatat jumlah penumpang dari luar Bali yang turun ke Terminal Mengwi mencapai 901 penumpang pada H+4 Lebaran.

Hal itu pun tentu menunjukkan peningkatan dari rata-rata 200 per harinya pasca lebaran atau sehari setelah lebaran.

Pihak terminal pun memprediksi arus balik Lebaran akan tetap berlangsung hingga beberapa hari ke depan. 

Baca juga: Bule Kanada Ini Jatuh ke Jurang Jembatan Mamo Badung, Diduga Karena Selfie Kejar Sunset

Kordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Mengwi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Bali, Achmad Erwin Rahadi SH yang di konfirmasi Minggu 8 Mei 2022 mengakui jika peningkatan jumlah penumpang pada arus balik lebaran sudah mulai terasa.

Bahkan pihaknya mencatat pada H+4 lebaran jumlah penumpang di angka 901dengan menggunakan 42 bus.

"Banyak bus dari luar yang sudah datang. Bahkan kami mencatat kemarin sampai 901 penumpang. Jadi ini sudah meningkat drastis," katanya.

Pria asal Lombok itu mengaku, kendati banyak penumpang yang turun di terminal tipe A Mengwi, namun situasi terminal masih tetap terlihat sepi.

Mengingat penumpang yang datang dari luar Bali, biasanya sampai di terminal pada dini hari.

Baca juga: Palebon di Puri Carangsari Badung Gunakan Bade Setinggi 23,5 Meter, Ada 5 Sawa Ikut Ngiring

"Sebagian besar pagi penumpangnya turun. Kalau siang itu kebanyakan bus yang mau berangkat ke luar pulau Bali," tegasnya.

Pihaknya mengaku hari ini diprediksi puncak arus balik.

Namun prediksi bisa saja meleset, mengingat kini untuk pegawai negeri sipil (PNS) atau instansi pemerintah dan swasta diberikan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah momen Lebaran berakhir.

"Ini untuk menghindari kemacetan. Mengingat pada arus mudik, kondisi arus lalulintas padat. Bahkan terjadi penumpukan kendaraan di beberapa pelabuhan," jelasnya.

Jika pun nanti, masyarakat yang berstatus pegawai menunda arus baliknya, pihaknya menduga data penumpang di terminal kedatangan akan terlihat landai.

Baca juga: Bupati Giri Prasta Pimpin Rakor Persamaan Persepsi Tentang Tatanan Adat, Agama dan Budaya Di Badung

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved