Berita Klungkung

KISAH Inspiratif, Bertahun-tahun Siswa Berjalan Kaki 4 Kilometer ke Sekolah

Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, menjelaskan pembangunan jalan di Desa Batukandik tersebut, memiliki panjang sekitar 1,1 Kilom

Eka Mita
Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat saat memberikan keterangan. 

 

TRIBUN-BALI.COM - TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di Klungkung, akan mulai digelar, yakni pada Rabu 11 Mei 2022. 

Tahun ini, salah satu kegiatan pembangunan jalan untuk siswa SD di Desa Batukandik, Nusa Penida.


Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, menjelaskan pembangunan jalan di Desa Batukandik tersebut, memiliki panjang sekitar 1,1 Kilometer dan lebar 6 meter.

Baca juga: HENTIKAN Pengerukan, Dewan Minta Pengeruk Bukit Segera Urus Izin

Baca juga: Tidak Lapor Diri, 41 Pendatang Terjaring Sidak di Klungkung, Ini Kata Kasatpol PP


Jalan ini dibangun untuk memperpendek anak-anak setempat menuju sekolah, di SD Negeri 5 Antapan.

Karena selama bertahun-tahun, siswa harus berjalan 4 Kilometer untuk pergi ke sekolah. 


"Selama ini beberapa anak di desa setempat harus berjalan kaki sejauh sekitar 4 Kilometer, untuk pergi ke sekolah. Kasian kalau dibiarkan kondisinya seperti ini terus," ungkap Suhendar Suryaningrat, Selasa 10 Mei 2022. 

Baca juga: Tembok Jebol, Perabotan Juga Tertimbun Longsor, Bangunan Spa Hancur Dalam Semalam di Klungkung


Tidak mudah bagi prajurit TNI untuk membangun jalan tersebut, karena harus membuka jalan di wilayah perbukitan dan lereng batu kapur.


"Selama ini anak-anak setempat ada yang naik sepeda motor, dan tidak sedikit juga berjalan kaki menuju ke sekolah. Dari awalnya mereka harus memutar sejauh 4 Kilometer, dengan ada jalan yang kami bangun mereka lebih dekat ke sekolah," ungkapnya.


Selain pembangunan jalan untuk siswa sekolah di Desa Batukandik, dalam kegiatan TMMD tersebut prajurit TNI juga membangun jalan di Desa Batukandik menuju destinasi Crystal Bay, di Desa Sakti dengan panjang sekitar Rp1,5 Kilometer dan lebar 6 meter.

Baca juga: HENTIKAN Pengerukan, Dewan Minta Pengeruk Bukit Segera Urus Izin


Serta membantu betoniasi jalan sepanjang 500 meter di Desa Sakti. Anggaran kegiatan fisik ini mencapai Rp 1,2 miliar.


Selain itu, kegiatan TMMD ini juga diisi dengan berbagai kegiatan non fisik, seperti penyuluhan stunting, kesehatan, pertanian dan sebagainya. 


"Semua anggaran itu berasal dari APBD Pemda Klungkung. Semoga dengan kegiatan TMMD ini, dapat membantu infrastruktur masyarakat. Serta menambah wawasan masyarakat dalam berbagai bidang melalui kegiatan penyuluhan yang kami lakukan," jelasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved