Berita Denpasar

Satpol PP Denpasar Tertibkan Puluhan Banner, Spanduk, dan Pamflet Kadaluwarsa

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kota Denpasar, kembali melaksanakan penertiban banner, spanduk, dan pamflet kadaluwarsa di sejumlah ruas jalan

ist
Penertiban banner, spanduk, dan pamflet kadaluwarsa di sejumlah ruas jalan di Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kota Denpasar, kembali melaksanakan penertiban banner, spanduk, dan pamflet kadaluwarsa di sejumlah ruas jalan di Kota Denpasar, Kamis 19 Mei 2022. 

Penertiban ini menyisir sejumlah wilayah yakni Jalan Sumatera, Jalan Sutoyo, Jalan Thamrin dan Jalan Gunung Agung, Denpasar. 

Satpol PP Kota Denpasar Tertibkan Puluhan Banner, Spanduk, dan Pamflet Kadaluwarsa
Satpol PP Kota Denpasar Tertibkan Puluhan Banner, Spanduk, dan Pamflet Kadaluwarsa

"Dapat kami sampaikan dari giat kami ini berhasil menertibkan sejumlah spanduk.

Banner dan pamflet yang telah kadaluarsa, dan dipasang secara sembarang tempat.

Seperti di tiang telepon dan pagar rumah serta pohon," kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Pol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana.

Baca juga: LEPAS Masker! Satpol PP Badung Geser Jadi Sidak Prokes Dalam Ruangan

Adapun jumlah spanduk yang ditertibkan, yakni di Jalan Sumatera.

Ditertibkan sebanyak 3 buah spanduk.

Di Jalan Sutoyo sebanyak 5 banner.

Di Jalan Thamrin sebanyak 1 spanduk, serta 2 banner

Di Jalan Gunung Agung sebanyak 3 spanduk serta 5 pamflet.

penertiban pamflet liar di Denpasar
penertiban pamflet liar di Denpasar.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan Satpol PP Kota Denpasar.

Bersama tim kecamatan, sebagai upaya menjaga kebersihan dan keindahan kota. 

Selain yang sudah kadaluwarsa dan salah pasang, pihaknya  juga menertibkan banner, spanduk, dan pamflet yang sudah rusak namun tidak dicabut oleh pemasangnya.  

Baca juga: SIDAK Masker Resmi Dihentikan, Satpol PP Bakal Sidak PeduliLindungi

"Sebelum penertiban, kami juga telah berkoordinasi bersama seluruh elemen masyarakat.

Agar ikut mengawasi pemasangan alat promosi ini.

Agar dipasang secara patut dan sesuai peraturan daerah," katanya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved