Berita Klungkung

KISAH HEROIK! Guru Asuh Turun ke Dasar Jurang Padahal Miliki Riwayat Gangguan Jantung

Gede Wiriana menghela nafas sejenak, dan tidak menyangka jika dirinya harus ikut turun ke dasar jurang sedalam 40 meter itu, untuk menyelamatkan siswa

Eka Mita
Evakuasi siswa di Klungkung di dasar jurang sedalam 40 meter melibatkan guru asuh. Gede Wiriana menghela nafas sejenak, dan tidak menyangka jika dirinya harus ikut turun ke dasar jurang sedalam 40 meter itu, untuk menyelamatkan siswa asuhnya. 

TRIBUN-BALI.COM - Kejadian siswa sekolah menengah di Klungkung, inisial CLS yang terjebak di dasar jurang sedalam 40 meter kemarin, 20 Juli 2022. 

Menjadi kisah tersendiri bagi sang guru asuh

CLS yang terjebak di dasar jurang sedalam 40 meter, di Lingkungan Besang, Klungkung.

CLS mengaku diajak dua orang ke ke sana, satu wanita dan satu pria. 

Namun saat ditemukan ia seorang diri. 

CLS juga merasa lapar karena, hampir 10 jam ia berada di dasar jurang sedalam 40 meter itu. 

Sampai akhirnya tim Basarnas Bali dan BPBD Klungkung, berhasil melakukan evakuasi.

Baca juga: NGAKU Diajak Pria dan Wanita, Akhirnya Siswa di Dasar Jurang Berhasil Dievakuasi

Baca juga: BREAKINGNEWS! Siswa Terjebak di Jurang Sedalam 25 Meter Evakuasi Libatkan Guru Asuh

Evakuasi siswa di Klungkung di dasar jurang sedalam 25 meter melibatkan guru asuh.
Evakuasi siswa di Klungkung di dasar jurang sedalam 25 meter melibatkan guru asuh. (Eka Mita)

Sayangnya, CLS awalnya menolak dibantu tim Basarnas Bali dan BPBD Klungkung.

Sehingga sang guru asuh terpaksa diturunkan ke jurang sedalam 40 meter itu. 

Untuk membantu proses evakuasi CLS

Agar bersedia dievakuasi, tim dari Basarnas Bali bahkan sampai menurunkan guru asuhnya, I Gede Wiriana ke dasar jurang sedalam 40 meter itu. 

Rasa lega jelas terlihat diraut wajah I Gede Wiriana, setelah siswa asuhnya, CLS berhasil dievakuasi dari dasar jurang sedalam 40 meter.

Gede Wiriana menghela nafas sejenak, dan tidak menyangka jika dirinya harus ikut turun ke dasar jurang sedalam 40 meter itu, untuk menyelamatkan siswa asuhnya.

"Saya baru pertama kali turun ke jurang seperti ini.

Awalnya kaget, karena ini pengalaman pertama saya," ungkap Gede Wiriana, Rabu (20/7/2022).

Gede Wiriana mengakui, jika awalnya ia takut saat diminta ikut turun ke dasar jurang sedalam 40 meter itu.

Apalagi dirinya memiliki riwayat gangguan jantung.

Baca juga: NGAKU Diajak Pria dan Wanita, Akhirnya Siswa di Dasar Jurang Berhasil Dievakuasi

Baca juga: BREAKINGNEWS! Siswa Terjebak di Jurang Sedalam 25 Meter Evakuasi Libatkan Guru Asuh

Gede Wiriana menghela nafas sejenak, dan tidak menyangka jika dirinya harus ikut turun ke dasar jurang sedalam 40 meter itu, untuk menyelamatkan siswa asuhnya.
Gede Wiriana menghela nafas sejenak, dan tidak menyangka jika dirinya harus ikut turun ke dasar jurang sedalam 40 meter itu, untuk menyelamatkan siswa asuhnya. (Eka Mita)

Namun rasa tanggung jawab sebagai seorang guru asuh, membuat dirinya berani dan yakin untuk turun ke dasar jurang sedalam 40 meter itu.

"Ini juga tanggung jawab saya.

Saya lah orang tuanya selama CLS bersekolah di sini (Klungkung).

Saya harus berani," tegasnya. 

Ketika dipakaikan alat pengaman, raut wajah Gede Wiriana sempat tegang.

Ia juga sempat berdoa dan tekad besar untuk bisa menolong anak asuhnya tersebut membuat rasa takutnya hilang.

"Saat turun tidak ada kesulitan bearti, karena saya juga didampingi oleh seorang tim Basarnas Bali," jelasnya.

Keberaniannya tidak sia-sia.

Gede Wiriana akhirnya berhasil membujuk CLS, sehingga berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Ini pengalaman sangat berharga bagi saya.

Tadi saat proses evakuasi, justru yang agak sulit saat kembali naik ke atas," jelasnya.

Dengan rendah hari, Gede Wiriana memohon maaf ke semua pihak yang ikut dalam proses evakuasi.

Karena siswanya lepas dari pengawasan pihak sekolah, dan terjadi peristiwa tersebut. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved