Berita Badung

GUA THE CAVE Kemungkinan Akan Beroperasi Lagi Sebab Bukan Cagar Budaya

Berdasarkan indikasi sementara, yang pihaknya melihat di lapangan bersama tim. Untuk gua tersebut, disebut bukan masuk dalam kategori cagar budaya.

ist/IG The Cave
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Eka Sudarwitha, tak menampik hal tersebut. Pihaknya mengaku, saat ini tim yang terdiri dari Balai Pelestarian Cagar Budaya, Ikatan Ahli Arkeolog Indonesia (IAAI), ahli geologi, dan pakar Unud masih mengkaji data yang diambil dari gua tersebut. 

TRIBUN-BALI.COM - Sampai saat ini, masih dilakukan kajian terkait keberadaan gua pada restoran The Cave yang berlokasi di hotel The Edge Pecatu, Kuta Selatan.

Kendati demikian, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung masih menunggu hasil kajian teknis tersebut dari tim pakar.

Sebelumnya beberapa pakar yang berkompeten, pada hal tersebut melakukan observasi lapangan dan pengambilan data sampel dari gua yang dipergunakan restoran oleh pihak hotel The Edge Pecatu itu.

Hal itu dilakukan, untuk memastikan apakah di dalam gua yang dijadikan restoran ' The Cave' itu terdapat bukti peninggalan sejarah.

Kemudian pernah dihuni manusia, memiliki relief berkaitan dengan sejarah, atau kearifan lokal.

Hasil uji kajian itu, diperkirakan akan turun dalam waktu dekat ini.

Kendati demikian, kemungkinan besar bahwa gua tersebut dapat dimanfaatkan dengan mengacu beberapa ketentuan dan kajian-kajian teknis.

Selain itu juga bergantung pada izin yang dikeluarkan.

Baca juga: GUA THE CAVE Tidak Miliki Mulut Goa, Disbud dan Balai Cagar Budaya Masih Mengkaji

Baca juga: GUA THE CAVE Tawarkan Paket Makanan Seharga Rp 1,3 Juta Per Orang

Baca juga: GUA THE CAVE di Pecatu Kembali Akan Dicek Disbud Badung dan Tim Cagar Budaya 

Sampai saat ini, masih dilakukan kajian terkait keberadaan gua pada restoran The Cave yang berlokasi di hotel The Edge Pecatu, Kuta Selatan.

Kendati demikian, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung masih menunggu hasil kajian teknis tersebut dari tim pakar.

Sebelumnya beberapa pakar yang berkompeten, pada hal tersebut melakukan observasi lapangan dan pengambilan data sampel dari gua yang dipergunakan restoran oleh pihak hotel The Edge Pecatu itu.
Sampai saat ini, masih dilakukan kajian terkait keberadaan gua pada restoran The Cave yang berlokasi di hotel The Edge Pecatu, Kuta Selatan. Kendati demikian, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung masih menunggu hasil kajian teknis tersebut dari tim pakar. Sebelumnya beberapa pakar yang berkompeten, pada hal tersebut melakukan observasi lapangan dan pengambilan data sampel dari gua yang dipergunakan restoran oleh pihak hotel The Edge Pecatu itu. (Agus)

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Eka Sudarwitha, tak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku, saat ini tim yang terdiri dari Balai Pelestarian Cagar Budaya, Ikatan Ahli Arkeolog Indonesia (IAAI), ahli geologi, dan pakar Unud masih mengkaji data yang diambil dari gua tersebut.

"Dalam waktu minggu ini hasil uji lapangan berupa kajian teknis, rencananya sudah dapat dikantongi dan dipublikasikan secara umum," katanya.

Setelah kajian itu dikantongi, pihaknya nanti akan menindaklanjuti dengan mengeluarkan rekomendasi kepada dinas perizinan.

Karena itu, pihaknya saat ini mengaku belum bisa mengambil langkah lebih lanjut terkait gua itu.

Sebelum hasil kajian Balai Pelestarian Cagar Budaya keluar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved