Berita Buleleng

Hasil Dugaan Korupsi Ketua LPD Anturan, Jaksa Terima Pengembalian SHM dan Reward Rp868 Juta 

Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng terus menerima pengembalian SHM, hingga reward yang diterima oleh sejumlah nasabah hingga pengurus LPD Anturan

Istimewa
Sejumlah nasabah LPD Anturan saat mengembalikan SHM yang diterima dari tersangka Nyoman Arta Wirawan, ke penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng, Jumat 5 Agustus 2022 

 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng terus menerima pengembalian SHM, hingga reward yang diterima oleh sejumlah nasabah hingga pengurus LPD Anturan, dari tersangka Nyoman Arta Wirawan.

Tercatat total pengembalian reward yang telah diterima hingga saat ini mencapai Rp868 juta, sementara SHM sebanyak 55 lembar. 


Humas sekaligus Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara pada Jumat 5 Agustus 2022 mengatakan, khusus untuk reward, penyidik menilai ada sebesar Rp2.5 Miliar uang milik LPD Anturan, yang digunakan oleh tersangka Wirawan untuk memberikan reward kepada para pengurusnya.

 

Baca juga: Kejari Periksa Bendesa Anturan Terkait Aliran Dana Rp 650 Juta dari LPD ke Desa Adat

Dari Rp2.5 Miliar itu, yang sudah dikembalikan oleh para penerima sebesar Rp467 juta, dalam bentuk uamg tunai. 

Serta ada pula yang mengembalikan ralam bentuk SHM sebanyak 4 lembar.

SHM itu dikembalikan karena reward yang diterima dari tersangka Wirawan sudah telanjur dibelikan sebidang tanah oleh penerima.  


Sementara SHM dari pengembalian sejumlah nasabah, saat ini sudah sebanyak 55 lembar.

Dari hasil penyelidikan, sejatinya ada 80 lembar SHM yang menjadi aset milik LPD Anturan yang diberikan oleh tersangka Wirawan kepada sejumlah nasabahnya.

Baca juga: Kasus LPD Anturan Buleleng, Tiga Penerima Reward Janji Akan Menyicil

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved