Berita Denpasar

EKA WIRYASTUTI Ajukan Banding Setelah Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Suap DID Tabanan

Mantan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, melalui tim kuasa hukum akhirnya menempuh upaya hukum banding.Setelah divonis dua tahun penjara.

Penulis: Putu Candra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
can
I Gede Wija Kusuma selaku kuasa hukum Eka Wiryastuti saat melakukan pendaftaran banding di Pengadilan Tipikor Denpasar 

Diberitakan sebelumnya, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah lebih dahulu ajukan banding.

Banding diajukan JPU, menyikapi vonis pidana yang dijatuhkan majelis hakim Tipikor Denpasar terhadap terdakwa ll Eka Wiryastuti dan Dewa Wiratmaja terkait Kasus suap DID Tabanan.

Seperti diketahui, majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar pimpinan I Nyoman Wiguna dalam amar putusannya menyatakan, Eka Wiryastuti dan Dewa Wiratmaja telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama dan berlanjut.

Yakni menyuap dua mantan pejabat Kementerian Keuangan dalam pengurusan DID Tabanan, Yaya Purnomo (terpidana) dan Rifa Surya (tersangka) sebesar Rp 600 juta dan 55.300 dolar Amerika.

Sebagaimana dakwaan alternatif pertama, Eka Wiryastuti dan Dewa Wiratmaja dijerat pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2021 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Oleh majelis hakim, Eka Wiryastuti divonis dua tahun penjara, denda Rp 50 juta subsidair satu bulan kurungan kepada Eka Wiryastuti.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada Eka Wiryastuti lebih ringan dari tuntutan JPU.

Sebelumnya, JPU menuntut mantan Bupati Tabanan dua periode itu, dengan pidana penjara selama empat tahun penjara, denda sebesar Rp 110 juta subsider tiga bulan kurungan.

Selain itu, JPU juga menuntut adanya pidana tambahan kepada Eka Wiryastuti, berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik.

Sementara itu, terdakwa Dewa Wiratmaja yang merupakan dosen Universitas Udayana sekaligus mantan staf khusus Eka Wiryastuti diganjar hukuman penjara selama satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun), denda Rp 50 juta subsider satu bulan.

Sebelumnya JPU menuntut Dewa Wiratmaja dengan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun), denda Rp 110 juta subsider tiga bulan kurungan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved