Berita Nasional

BBM NAIK, Menko Luhut Minta Jangan Dipolitisasi, Simak Ulasan dan Alasannya

BBM Pertalite, digadang-gadang akan naik jadi Rp 10 ribu per liter dari sebelumnya Rp 7.000an saja. Menko Luhut minta jangan dipolitisasi.

Tribun Bali/ Istimewa
BBM Pertalite, digadang-gadang akan naik jadi Rp 10 ribu per liter dari sebelumnya Rp 7.000an saja.  Beberapa menteri pun, telah berkomentar terkait subsidi energi termasuk kenaikan BBM ini. Adanya wacana rencana kenaikan BBM ini, juga ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Pria yang akrab disapa Menko Luhut ini, meminta agar isu kenaikan BBM ini tidak dipolitisasi. 

TRIBUN-BALI.COM - Belakangan ini, isu rencana kenaikan BBM bersubsidi berhembus kencang.

Salah satunya BBM Pertalite, digadang-gadang akan naik jadi Rp 10 ribu per liter dari sebelumnya Rp 7.000an saja. 

Beberapa menteri pun, telah berkomentar terkait subsidi energi termasuk kenaikan BBM ini.

Adanya wacana rencana kenaikan BBM ini, juga ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Pria yang akrab disapa Menko Luhut ini, meminta agar isu kenaikan BBM ini tidak dipolitisasi.

Hal tersebut dikatakan Menko Luhut, saat meninjau pelaksanaan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), di Desa Kesiman Kertalangu Denpasar pada Rabu 31 Agustus 2022.

Menko Luhut mengatakan, jika hal ini bukan masalah rakyat miskin ataupun orang kaya.

Namun hal ini, merupakan masalah bangsa dan negara, sama halnya seperti penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: PANIK ISU BBM NAIK, Beli Pertalite Pakai Jeriken di Nusa Penida, Pertamina Sebut Jangan Khawatir

Baca juga: MENGAPA PERTALITE NAIK, Salah Satunya Disebabkan Perang Rusia VS Ukraina

Adanya wacana rencana kenaikan BBM ini, juga ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Pria yang akrab disapa Menko Luhut ini, meminta agar isu kenaikan BBM ini tidak dipolitisasi.
Adanya wacana rencana kenaikan BBM ini, juga ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Pria yang akrab disapa Menko Luhut ini, meminta agar isu kenaikan BBM ini tidak dipolitisasi. (Tribun Bali/Ragil Armando)

Menko Luhut pun, meminta agar semua pihak kompak dan tidak saling menyalahkan.

“Ini adalah untuk kerjasama kita semua, jadi ini bukan masalah rakyat miskin dan rakyat kaya, sudah nggak itu.

Ini masalah bangsa seperti menangani pandemi Covid-19.

Kalau kita kompak dan tidak salah-menyalahkan, jangan dipolitisasi mengenai ini,” tegas Menko Luhut.

Menko Luhut pun mengatakan, jika pada akhirnya terjadi kenaikan BBM, hal itu sudah melalui perhitungan yang betul-betul matang dari pemerintah pusat. 

“Kalau nanti ada kenaikan BBM ke depan, saya kira itu sudah dihitung betul-betul-betul oleh pemerintah, ya kalau nanti akhirnya akan diumumkan yang terbaik buat kita,” katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved