Berita Tabanan

Muliarta dan De Ana Tak Berkutik, Ditangkap Polres Tabanan karena Timbun BBM Subsidi

Polres Tabanan tangkap dua orang penimbun BBM, mereka keduanya melanggar undang-undang perniagaan dan juga pengangkutan BBM subsidi.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra - Muliarta dan De Ana Tak Berkutik, Ditangkap Polres Tabanan karena Timbun BBM Subsidi 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satreskrim Tabanan'>Polres  Tabanan meringkus dua orang penimbun bahan bakar minyak (BBM) berubsidi, I Putu Muliarta (55), warga Banjar Dinas Kayu Pring Desa Pupuan dan I Gede Ana Framata (40), warga Banjar Belimbing Desa Belimbing Kecamatan Pupuan.

Solar subsidi seharga Rp 6.800 dijual mereka Rp 8.500.

Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, keduanya ditangkap terpisah.

Muliarta pada 8 September 2022. Sedangkan De Ana, sehari setelahnya. Keduanya ditangkap di rumahnya.

Baca juga: Dampak Kenaikan BBM, Harga Ikan Tongkol Naik 30 Persen di Gianyar

Tidak ada perlawanan. Ratusan liter solar subsidi pun disita.

Mereka keduanya melanggar undang-undang perniagaan dan juga pengangkutan BBM subsidi.

“Kegiatan perniagaan dan pengangkutan BBM bersubsidi yang mereka langgar. Kedua tersangka ini mengambil atau membeli BBM bersubsidi untuk diperjualbelikan kembali. Jadi itu yang mereka langgar,” ucapnya, Selasa 13 September 2022.

Ranefli menyebut, dari tersangka Muliarta disita tiga jeriken solar subsidi.

Dari tiga jeriken itu berisi 164 liter solar, kemudian dua lainnya masing-masing 66 liter pertalite dan 33 liter pertamax.

Selain itu, disita sepeda motor Honda Vario dan uang tunai hasil penjualan Rp 180 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved