Berita Denpasar
525.185 Orang di Denpasar Sudah Mendapat Vaksin Booster Covid-19
Vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar untuk dosis ketiga atau booster sudah mencapai 100 persen lebih atau tepatnya 104,28 persen.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar untuk dosis ketiga atau booster sudah mencapai 100 persen lebih atau tepatnya 104,28 persen.
Dimana jumlah ini yakni sebanyak 525.185 orang.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan jumlah capaian tersebut merupakan yang tertinggi di Bali.
Meskipun demikian, ia mengatakan pemberian vaksin tersebut masih tetap digencarkan.
Baik dari vaksin dosis pertama, kedua, ketiga, maupun keempat yang khusus diberikan kepada tenaga kesehatan.
Baca juga: BAKSOS Kesehatan IDI Cabang Denpasar, Rayakan Hari Jadi, Ada Skrining Penyakit Menular
“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus kami genjot. Agar semua bisa tuntas secepatnya,” katanya Senin, 19 September 2022.
Dewa Rai mengatakan khusus untuk vaksinasi dosis keempat atau booster kedua saat ini sesuai dengan edaran dari pusat baru menyasar tenaga kesehatan saja.
Pelaksanaan vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kota Denpasar ini sudah dimulai sejak 29 Juli 2022 lalu.
Menurutnya, pemberian vaksinasi Covid-19 dosis kedua dilakukan dengan interval 6 bulan sejak pemberian vaksinasi dosis booster pertama.
Sasaran booster kedua untuk nakes ini sebanyak 19 ribuan.
Ia mengatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi ini akan digelar di fasilitas kesehatan masing-masing.
“Pelaksanaannya langsung di faskes, ada di rumah sakit maupun Puskesmas tempatnya bertugas,” kata Dewa Rai.
Sementara untuk jenis vaksin yang diberikan adalah moderna dengan dosis setengah.
Baca juga: Berdampingan dengan SMPN 15 Denpasar, TPST di Padangsambian Kaja Akan Diisi Tembok Pembatas
Berdasarkan data terakhir per 18 September 2022, secara kumulatif vaksin dosis pertama dosis pertama sudah menyasar 970.261 orang atau 153,56 persen.
Untuk dosis kedua menyasar 888.593 orang atau 140,63 persen.