Berita Bali

Ni Luh Djelantik Akan Kerja Sama Dengan LBH, Advokasi 350 Korban Dugaan Penipuan PMI

Ni Luh Djelantik kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dalam rangka mengadvokasi para korban dugaan penipuan PMI (Pekerja Migran Indonesia)

Tribun Bali/ Ida Bagus Putu Mahendra
Ni Luh Djelantik kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dalam rangka mengadvokasi para korban dugaan penipuan PMI (Pekerja Migran Indonesia) Hal tersebut disampaikan Ni Luh Djelantik saat ditemui Tribun Bali di Bali Dynasty Resort, Kuta pada Selasa 27 September 2022. Saat ini, Ni Luh Djelantik dan LBH tengah melakukan pemberkasan dari 350 korban tersebut. Seperti misalnya mengumpulkan KTP, dan bukti-bukti lainnya. 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Ni Luh Djelantik kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum ( LBH) dalam rangka mengadvokasi para korban dugaan penipuan PMI ( Pekerja Migran Indonesia).

Hal tersebut disampaikan Ni Luh Djelantik saat ditemui Tribun Bali di Bali Dynasty Resort, Kuta pada Selasa 27 September 2022.

Saat ini, Ni Luh Djelantik dan LBH tengah melakukan pemberkasan dari 350 korban tersebut.

Seperti misalnya mengumpulkan KTP, dan bukti-bukti lainnya.

Baca juga: KASUS Penipuan Pada 350 Calon PMI Bali, Ada yang Sudah Bayar Sampai Rp 30 Juta Lebih

Baca juga: ADA Dugaan WNA Ikut Andil, Dalam Penipuan 350 Calon PMI Bali, Kemenaker Periksa PT Terkait

Ni Luh Djelantik kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dalam rangka mengadvokasi para korban dugaan penipuan PMI (Pekerja Migran Indonesia)

Hal tersebut disampaikan Ni Luh Djelantik saat ditemui Tribun Bali di Bali Dynasty Resort, Kuta pada Selasa 27 September 2022.

Saat ini, Ni Luh Djelantik dan LBH tengah melakukan pemberkasan dari 350 korban tersebut.

Seperti misalnya mengumpulkan KTP, dan bukti-bukti lainnya.
Ni Luh Djelantik kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dalam rangka mengadvokasi para korban dugaan penipuan PMI (Pekerja Migran Indonesia) Hal tersebut disampaikan Ni Luh Djelantik saat ditemui Tribun Bali di Bali Dynasty Resort, Kuta pada Selasa 27 September 2022. Saat ini, Ni Luh Djelantik dan LBH tengah melakukan pemberkasan dari 350 korban tersebut. Seperti misalnya mengumpulkan KTP, dan bukti-bukti lainnya. (Tribun Bali/ Ida Bagus Putu Mahendra)

“Kami membuat surat permohonan, ditandatangani oleh koordinator korban, dan disertai lampiran 350 korban. Lampiran ini kita harus buat dengan rapi.

File-file itu kan terdiri tidak hanya KTP.

Kontrak kerja, bukti pembayaran juga.

Kami susun di kantor, kita buat file excelnya menjadi sebuah lampiran, dan kita kirimkan ke LBH,” terang Ni Luh Djelantik kepada Tribun Bali.

Ni Luh Djelantik menuturkan, nantinya LBH sebagai perwakilan para korban untuk mengadvokasi kasus tersebut ke Polda Bali.

“Kami sedang membuat permohonan ke LBH sebagai perwakilan kami secara hukum.

Saya kan nggak bisa tiba-tiba datang gitu ke kantor polisi.

Saya harus serahkan itu kepada pihak yang mengerti hukum.

Setelah permohonan diterima, pihak LBH menyiapkan timnya, kita akan sama-sama ke Polda Bali,” terang Ni Luh Djelantik, saat ditemui Tribun Bali pada Selasa 27 September 2022.

Ni Luh Djelantik kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dalam rangka mengadvokasi para korban dugaan penipuan PMI (Pekerja Migran Indonesia)

Hal tersebut disampaikan Ni Luh Djelantik saat ditemui Tribun Bali di Bali Dynasty Resort, Kuta pada Selasa 27 September 2022.

Saat ini, Ni Luh Djelantik dan LBH tengah melakukan pemberkasan dari 350 korban tersebut.

Seperti misalnya mengumpulkan KTP, dan bukti-bukti lainnya.
Ni Luh Djelantik kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dalam rangka mengadvokasi para korban dugaan penipuan PMI (Pekerja Migran Indonesia) Hal tersebut disampaikan Ni Luh Djelantik saat ditemui Tribun Bali di Bali Dynasty Resort, Kuta pada Selasa 27 September 2022. Saat ini, Ni Luh Djelantik dan LBH tengah melakukan pemberkasan dari 350 korban tersebut. Seperti misalnya mengumpulkan KTP, dan bukti-bukti lainnya. (Tribun Bali/ Ida Bagus Putu Mahendra)

Di akhir, Ni Luh Djelantik menambahkan, dirinya akan melakukan pertemuan dengan perwakilan LBH ( Lembaga Bantuan Hukum) pada Rabu 28 September 2022 besok.

“Rencananya besok pagi (28 September 2022) ada pertemuan dengan LBH,” pungkas Ni Luh Djelantik, saat ditemui Tribun Bali di Bali Dynasty Resort, Kuta, Bali.

Sebelumnya, Polda Bali merencanakan memanggil perwakilan PT yang terlibat dalam dugaan kasus penipuan calon pekerja migran Indonesia ( PMI).

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto kepada Tribun Bali pada Sabtu 24 September 2022.

Selain memanggil pihak PT yang bersangkutan, Polda Bali juga rencanakan memanggil para korban dan juga para saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pelapor dan saksi - saksi akan dimintai keterangan dulu, juga dari pihak PT,” jelas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Satake Bayu saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon pada Sabtu 24 September 2022. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved