Berita Bali

TIDAK Terima Putusan Banding PT Denpasar, JPU Ajukan Kasasi Kasus Korupsi Masker

Kasipidsus sekaligus JPU, M Matulessy mengajukan upaya kasasi kasus korupsi masker Karangasem.

Tribun Bali/ Putu Candra
Kasipidsus sekaligus JPU, M Matulessy mengajukan upaya kasasi kasus korupsi masker Karangasem. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, mengajukan upaya hukum kasasi, Selasa, 27 September 2022.

Kasasi diajukan, sepertinya JPU tidak terima dengan putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, terhadap dua terdakwa kasus korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial Kabupaten Karangasem.

Padahal dalam putusan banding, PT Denpasar menjatuhkan vonis pidana kepada terdakwa eks Kepala Dinas Sosial (Kadissos) I Gede Basma, dengan pidana penjara selama dua tahun enam bulan (2,5 tahun).

Vonis ini naik dari vonis satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun), yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar.

Baca juga: TERSANGKA Korupsi Histeris, Hasnaeni Teriak dan Nangis Saat Ditangkap!

Baca juga: KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Hakim Agung dan Pengacara Terkait Kasus Korupsi di Mahkamah Agung

Baca juga: GERAM! Mahfud MD Sebut Dana Otsus Rp 1.000 Triliun ke Papua Sejak 2001 Tidak Sampai ke Rakyat!

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, mengajukan upaya hukum kasasi, Selasa, 27 September 2022.

Kasasi diajukan, sepertinya JPU tidak terima dengan putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, terhadap dua terdakwa kasus korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial Kabupaten Karangasem.

Padahal dalam putusan banding, PT Denpasar menjatuhkan vonis pidana kepada terdakwa eks Kepala Dinas Sosial (Kadissos) I Gede Basma, dengan pidana penjara selama dua tahun enam bulan (2,5 tahun).

Vonis ini naik dari vonis satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun), yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, mengajukan upaya hukum kasasi, Selasa, 27 September 2022. Kasasi diajukan, sepertinya JPU tidak terima dengan putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, terhadap dua terdakwa kasus korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial Kabupaten Karangasem. Padahal dalam putusan banding, PT Denpasar menjatuhkan vonis pidana kepada terdakwa eks Kepala Dinas Sosial (Kadissos) I Gede Basma, dengan pidana penjara selama dua tahun enam bulan (2,5 tahun). Vonis ini naik dari vonis satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun), yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. (GridHEALTH.id)

Sedangkan terdakwa Gede Sumartana yang bertindak selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam pengadaan masker ini divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim PT Denpasar.

Vonis ini naik satu tahun dari vonis pengadilan tingkat pertama (Pengadilan Tipikor Denpasar)

"Hari ini terhadap perkara atas nama terdakwa Gede Basma dan Sumartana, JPU mengajukan kasasi," terang Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Karangasem, I Dewa Gede Semara Putra didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Karangasem, Matheos Matulessy di Pengadilan Tipikor Denpasar.

Kasipidsus sekaligus JPU, M Matulessy mengajukan upaya kasasi kasus korupsi masker Karangasem.
Kasipidsus sekaligus JPU, M Matulessy mengajukan upaya kasasi kasus korupsi masker Karangasem. (Tribun Bali/ Putu Candra)

Alasan diajukan upaya kasasi oleh JPU, kata Semara Putra, karena apa yang diputuskan oleh PT Denpasar dalam tingkat banding belum sesuai dengan tuntutan JPU. "Kasasi kami ajukan, karena putusan Pengadilan Tinggi belum memutuskan sebagaimana tuntutan JPU," ungkapnya.

Sebelumnya JPU dalam surat tuntutan, menuntut terdakwa Basma dengan pidana penjara selama delapan tahun. Sedangkan terdakwa Sumartana dituntut pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun). (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved