Berita Tabanan
Alat Berat Rusak, TPA Mandung Tabanan Tutup Sementara, Ekayana: Biayanya Belasan Juta
TPA Mandung, Tabanan tutup sementara, alat berat mengalami kerusakan, sebulan lalu terjadi kerusakan di bagian radiator dan selang ekskavator.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Alat berat di TPA Mandung, Tabanan, Bali, mengalami kerusakan.
Beberapa bulan terakhir, sudah sekitar tiga kali ekskavator TPA Mandung rusak.
Akibatnya, layanan pengelolaan sampah pun ditutup oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, I Gusti Putu Ekayana, Jumat 21 Oktober 2022.
Baca juga: Excavator dan Loader LH Rusak, TPA Mandung Tiga Hari Tak Operasi, Ini Kondisi Sampah di Tabanan
“Ya rusak lagi. Di bagian kop lep. Jadi karena rusak oli itu naik, sehingga alat berat tidak bisa jalan,” ucapnya.
Menurut dia, kerusakan itu mulai pada Jumat 21 Oktober 2022 pagi.
Sehingga, pihaknya pun terpaksa kembali menutup TPA Mandung.
Diperkirakan penutupan akan dilakukan dua hari, hingga Minggu 23 Oktober 2022.
Dirinya pun mengakui, bahwa sebulan lalu terjadi kerusakan di bagian radiator dan selang ekskavator.
Bahkan hal tersebut membuat TPA Mandung sampai ditutup sekitar tiga hari, dan itu pun baru prediksi.
Ketika memang sudah selesai pada Sabtu 22 Oktober 2022, otomatis akan dibuka kembali.
“Kami masih menunggu kemampuan pembelian karena memang alat cukup mahal,” ungkapnya.
Ekayana mengakui, bahwa alat berat itu sudah uzur alias tua. Mesinnya keluaran tahun 2007 lalu.
Sedangkan alat berat di TPA Mandung sejatinya dua, namun yang satu juga sudah rusak, tidak bisa digunakan.
Sehingga alat berat hanya satu buah saja. Dan itu berjalan, namun tidak maksimal dalam pengelolaan sampah.