Berita Bali
Wisatawan ke Bali Membeludak, PHRI Badung Sebut 15 -16 Ribu Wisdom per Hari
Kedatangan wisatawan ke Bali bertambah, banyak kendaraan yang mengangkut wisatawan yang baru tiba di Bali.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali, Agung Agra Putra, mengatakan, diperkirakan akan ada kenaikan penjualan di beberapa produk ritel.
“Kisarannya bisa mencapai 20-30 persen dari periode reguler tahun 2022. Tidak hanya high season dimana ada festive Natal dan Tahun Baru, tetapi juga berdekatan dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan awal tahun 2023,” katanya, Jumat.
Ia memperkirakan dan berharap ada peningkatan penjualan di periode high season ini.
Walaupun mungkin belum bisa seperti periode sebelum pandemi.
Dan salah satu produk yang diyakini meningkat penjualannya adalah produk minuman beralkohol.
“Hal ini karena umumnya di akhir tahun, hotel-hotel, restoran, maupun masyarakat sekalipun menyelenggarakan acara. Yang mana, minuman beralkohol ini biasanya tidak pernah absen. Terlebih pada akhir 2022 ini, Bali akhirnya bisa merayakan pesta kembang api yang telah dinanti-nanti pasca dua tahun pandemi Covid-19,” sambungnya.
Bahkan peningkatan minuman beralkohol diprediksi mengingkat sampai dua kali lipat dibandingkan normal.
Meski termasuk minuman yang tidak dilarang di Bali, tetapi untuk penjualannya di sektor ritel tentu menggunakan izin penjualan.
Yang mana, tidak semua format ritel bisa mendapatkan izin tersebut.
Sementara itu, disinggung terkait kenaikan harga komoditi bahan pokok menjelang Tahun Baru 2023, Agra mengaku saat ini masih stabil.
Artinya, belum ada kenaikan harga komoditi bahan pokok yang melonjak signifikan menjelang tahun baru ini.
“Semoga ini bisa terus stabil hingga tahun baru nanti,” tutupnya. (gus/sar)
Kumpulan Artikel Bali