Berita Tabanan
Pintu Gedong Terbuka Dikira Tertiup Angin, Benda Sakral Pura Dalem Desa Adat Antosari Tabanan Dicuri
Polsek Selemadeg Barat mendapat laporan kasus pencurian benda sakral di Pura Dalem Desa Adat Antosari, Tabanan, Bali. Sejumlah benda sakral hilang.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Polsek Selemadeg Barat mendapat laporan kasus pencurian benda sakral di Pura Dalem Desa Adat Antosari, Banjar Dinas Delod Rurung, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali.
Beberapa benda sakral seperti topeng (tapel paksi), jawan tapel (alas permata didahi) celuluk beserta permata warna merah siem dan jawan tapel barong dan permata warna hitam, tidak ditemukan di TKP.
Untuk jawan tersebut terbuat dari tembaga berlapis perak dan disepuh menggunakan perada emas.
Baca juga: Lakalantas di Tabanan, Mobil Terbalik di Bypass Soekarno, Tak Ada Korban Jiwa
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia mengatakan, bahwa Unit Reskrim Polsek Selemadeg Barat menerima pengaduan masyarakat tentang peristiwa pencurian benda sakral itu.
Pihaknya pun sudah melakukan penelusuran atau olah TKP sejak dilaporkan pada Sabtu 24 Desember 2022 sekitar pukul 10.45 Wita.
“Ya benar ada pencurian dan untuk Polsek Selemadeg Barat sudah melakukan olah TKP,” ucapnya, seizin Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, Minggu 25 Desember 2022.
Baca juga: 559 Pelamar PPPK Guru di Tabanan, 527 Formasi Tersedia Hanya Tinggal Tunggu Pengumuman
Dijelaskannya, bahwa awal kasus dilaporkan oleh warga adat atau pengempon pura dalem antosari yakni I Putu Agus Adi Hermantara, 46 tahun warga lokasi kejadian dan dua saksi lainnya.
Dari keterangan saksi diketahui, bahwa mereka pada Sabtu 24 Desember 2022 sekira pukul 09.00 Wita, datang ke Pura Dalem untuk melakukan persembahyangan dalam rangka nunas tirta untuk warga Antosari.
Saat sampai di pura, Putu Agus Adi, hendak menaruh banten di depan gedong dan melihat pintu gedong terbuka.
“Kemudian pelapor itu melihat pintu gedong terbuka. Akhirnya pelapor langsung melihat ke dalam gedong, namun dalam keadaan utuh dan pintu gedong ditutup kembali oleh pelapor,” jelasnya.
Baca juga: Ketahanan Pangan di Tabanan, Melimpah Beras Kurang Tomat
Subagia melanjutkan, kemudian pelapor memperkirakan pintu gedong terbuka sebelumnya karena tertiup angin.
Akhirnya, pelapor melanjutkan untuk sembahyang.
Selesai sembahyang pelapor melihat juga pintu gedong tempat penyimpanan tapakan sedikit terbuka dan mendekati untuk melihat keadaan gedong.
Saat pelapor melihat engsel pintu bagian bawah, engsel pintu lepas, ditemukan dalam gedong kotak keben penyimpanan tapel paksi dan tapel celuluk ada di bawah.
Baca juga: Alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) Kabupaten Tabanan, Bali pada 2023 Sebesar Rp 1 Triliun Lebih
San saat itu pelapor memperkirakan akibat dari angin kencang sebelumnya dan pelapor menghubungi bendesa adat I Ketut S Budiariawan dan panitia tapakan I Putu Deni Kardiatmika, untuk datang ke pura melakukan pengecekan karena ada kejadian.