Berita Buleleng

Mabuk Saat Berkendara di Seririt Buleleng, Ferdi Malah Minta Ganti Rugi karena Merasa Diserempet

Perkelahian antar dua remaja hingga viral di sosial media kembali terjadi di Buleleng, Bali. Ferdi yang tengah mabuk merasa diserempet oleh Putu

Istimewa
Tangkapan layar perkelahian antara Putu Cavelera dan Kadek Ferdi di Jalan Gajah Mada, Seririt, Buleleng, Rabu 6 Januari 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Perkelahian antar dua remaja hingga viral di sosial media kembali terjadi di Buleleng, Rabu 4 Januari 2022 malam.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Seririt. Namun saat perkelahian itu hendak dibawa ke ranah hukum, kedua belah pihak belakangan sepakat untuk berdamai.

Baca juga: Kematian Suspek Rabies Sentuh 13 Kasus, Desa di Buleleng Didesak Buat Aturan hingga Akhir Februari


Kapolsek Seririt, AKP Made Suwandra dikonfirmasi Kamis (5/1) mengatakan, perkelahian ini melibatkan Putu Cavelera (24) warga asal Banjar Dinas Kelodan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt dengan Kadek Ferdi Dwipratama Yoga (23) asal Banjar Dinas Kawan, Desa Patemon. 


Kala itu, ibu dari Putu Cavalera tengah mengendarai motor dari arah utara.

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi LPD Anturan Buleleng, Majelis Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Arta Wirawan

Namun setibanya di Jalan Gajah Mada Seririt, motor yang ditungganginya serempetan dengan Kadek Ferdi yang kala itu nekat mengendarai motor dalam kondisi mabuk. 


Anehnya meski berkendara dalam kondisi manuk, Kadek Ferdi mengklaim dirinya sebagai korban sehingga meminta ganti rugi kepada ibunda Putu Cavelera.

Perdebatan pun terjadi antara keduanya. Selang beberapa menit kemudian, mengetahui sang ibu terlibat kecelakaan, Putu Cavalera pun datang menghampiri. 

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi LPD Anturan Buleleng, Majelis Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Arta Wirawan


Bukannya menyelesaikan masalah, adu mulut justru juga terjadi antara Putu Cavalera dengan Kadek Ferdi.

Hingga akhirnya Putu Cavalera nekat melayangkan pukulan kepada Kadek Ferdi. Perkelahian semakin memanas, saat tiga orang rekan dari Kadek Ferdi juga datang untuk membantu.


"Mereka sempat dilerai oleh warga sekitar. Kemudian kedua belah pihak datang ke Polsek dengan maksud untuk melapor."

Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Maut Buleleng Bertambah 2, Astari Sibuk Main Ponsel Saat Mini Bus Ngebut

"Namun aduannya belum sempat diterima oleh petugas piket, keduanya sudah sepakat untuk berdamai. Mereka berdamai setelah dimediasi oleh masing-masing perbekelnya," terang AKP Suwandra. 


Dengan kesepakatan untuk berdamai itu, kasus perkelahian ini pun ditegaskan AKP Suwandra tidak dibawa ke ranah hukum.

"Keduanya sudah membuat surat perdamaian di kantor desa. Jadi keduanya batal membuat surat pengaduan di Polsek," tandasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved